alexametrics
Kamis, 04 Jun 2020
radarsurabaya
Home > Politik Gresik
icon featured
Politik Gresik

Sinkronisasi Daftar Pemilih dan DP4 Selisih 40 Ribu

28 Maret 2020, 17: 12: 33 WIB | editor : Wijayanto

Komisioner KPUD Gresik Abdullah Sidiq Notonegoro

Komisioner KPUD Gresik Abdullah Sidiq Notonegoro (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Gresik melakukan singkronisasi daftar pemilih dengan daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4). Hasilnya ada selisih 40.570  data yang perlu dilakukan pemutakhiran sebelum disusun Daftar Pemilih Tetap (DPT)  untuk Pilkada 2020.

Komisioner KPUD Gresik bidang data, Abdullah Sidiq Notonegoro menyebutkan, KPUD Gresik telah melakukan singkronisasi data antara Daftar pemilih terakhir dengan DP4 yang telah diterima dari KPU RI. Hasilnya ada  967.615 data pemilih hasil singkronisasi, sementara DPT terakhir sejumlah 927.045. "Jumlah tersebut hasil singkronisasi DPT terakhir dengan DP4 sebelum dilakukan proses pemutakhiran data," jelas Sidiq.

Jika dibandingkan dengan DPT terakhir pemilu 2019 memang ada selisih. Yakni sejumlah 40.570 data, karena DPT terakhir pemilu 2019 tercatat sejumlah 927.045.

Pihak KPUD menyebut data tersebut bukanlah data final yang menjadi DPT dalam pilkada September mendatang. KPUD masih harus melakukan beberapa tahapan untuk melakukan validasi  dengan melakukan pemutakhiran data lewat pencocokan dan penelitian (Coklit). Namun, proses coklit belum tahu kapan akan dilaksanakan.  KPU RI menunda beberapa tahapan Pilkada, salah satunya pemutakhiran data pemilih untuk menyusun DPT," tuturnya.

Mengenai adanya selisih antara DP4 hasil singkronisasi dengan DPT terakhir tersebut karena ada penambahan pemilih pemula yang besar sehingga timbul selisih. "Selisih  40.570 tersebut karena penambahan pemilih pemula. Nanti akan kami mutakhirkan data tersebut," tutupnya.(qom/han)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP