alexametrics
Jumat, 05 Jun 2020
radarsurabaya
Home > Ekonomi Gresik
icon featured
Ekonomi Gresik

Tenant Banyak Tutup, Pengelola Mall Minta Relaksasi Pajak ke Pemkab

28 Maret 2020, 03: 09: 59 WIB | editor : Wijayanto

TUTUP: Dua tenant fashion di Gressmall sementara menutup operasinya.

TUTUP: Dua tenant fashion di Gressmall sementara menutup operasinya. (MUHAMMAD FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Pengelola pusat perbelanjaan di Gresik akhirnya meminta relaksasi atau keringanan dalam pembayaran pajak ke Pemerintah Kabupaten Gresik. Hal itu dilakukan setelah banyak tenan yang menghentikan operasional guna meminimalisir penyebaran Covid-19 di Gresik.

General Manager Icon Mall Gresik, Alfialdy Baenars menyebutkan, relaksasi yang diminta meliputi pajak bumi dan bangunan (PBB), penggunaan air tanah hingga reklame. "Di mall kami ada lebih dari 5 tenan yang sementara menutup operasionalnya. Kami tidak bisa melarang karena menyangkut kesehatan dan keselamatan jiwa karyawan," kata Aldy.

Meski banyak tenan tutup, namun dia mengaku pihaknya tetap mengeluarkan beban biaya opersional Rp 2 miliar per bulan. Hal itu secara otomatis memberatkan pengelola lantaran biaya service tax yang harusnya dibayar tenan berhenti selama mereka menutup operasionalnya.

"Kami sudah melakukan meeting dengan seluruh pengelola mall yang ada di Gresik. Hasilnya, semua sepakat meminta relaksasi kepada pemerintah daerah," imbuhnya.

Ditempat lain, General Manager Gressmall Gresik, Yudhi Puji Wahyu Rohadi mengamini hal tersebut. Di Gressmall total ada tujuh tenan yang tutup sementara waktu.

"Selain meminta relaksasi kepada pemerintah daerah, kami meminta relaksasi kepada pemerintah pusat dari diskon tarif listrik hingga PPH pasal 21 penghasilan karyawan," kata Yudhi. (fir/han)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP