alexametrics
Senin, 25 May 2020
radarsurabaya
Home > Sidoarjo
icon featured
Sidoarjo

BHS Lakukan Penyemprotan Disinfektan di 790 Rumah dan Fasilitas Umum

28 Maret 2020, 06: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

SEMPROT DISINFEKTAN: Bambang Haryo saat menyemprotkan cairan disinfektan di salah satu rumah warga, Jumat (27/3).

SEMPROT DISINFEKTAN: Bambang Haryo saat menyemprotkan cairan disinfektan di salah satu rumah warga, Jumat (27/3). (ISTIMEWA)

Share this      

SIDOARJO – Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono atau yang akrab disapa BHS terus konsisten menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat Sidoarjo. Usai melakukan penyemprotan disinfektan di empat lokasi seperti di Kecamatan Candi dan Kecamatan Sidoarjo, kali ini BHS fokus di lingkungan RW 02, Desa Wedoro, Kecamatan Waru.

Tak hanya melakukan penyemprotan di 790 rumah warga, sejumlah fasilitas umum lainnya seperti musala, masjid, balai RT dan RW dan beberapa sekolah juga disemprot cairan anti bakteri dan virus itu.

“Penyemprotan ini sudah yang kelima kalinya. Selain di Desa Wedoro, penyemprotan juga dilakukan bersamaan waktunya dengan di Desa Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo. Hal ini sebagai upaya kami agar masyarakat Sidoarjo tidak terjangkit virus Covid-19 atau korona,” terang BHS, Jumat (23/3).

SOLID: Tim BHS saat turun aksi melakukan penyemprotan disinfektan di Desa Wedoro, Kecamatan Waru.

SOLID: Tim BHS saat turun aksi melakukan penyemprotan disinfektan di Desa Wedoro, Kecamatan Waru. (ISTIMEWA)

Lebih jauh, BHS memaparkan jika pihaknya berencana akan melakukan kegiatan serupa selama dua hari yakni pada Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3) di sejumlah lokasi yang berbeda. “Poinnya adalah membersihkan lingkungan dari virus korona dengan disinfektan. Tak hanya itu, edukasi terkait cara pencegahan virus korona masuk ke tubuh juga terus kami sampaikan,” paparnya.

Menurut BHS, edukasi tersebut meliputi makan makanan bergizi yang mengandung vitamin C dan E serta rutin mengonsumsi air daun sirih yang banyak mengandung antibiotik dan meningkatkan imunitas tubuh.

“Pakar kesehatan internasional menyebut dua jenis vitamin itu yang paling potensial menangkal virus korona. Dan hal ini sudah dipraktekkan oleh Singapura,” imbuhnya.

Selain itu, warga diimbau harus sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer serta sering berwudu untuk menjaga kebersihan. Physical distancing juga diterapkan agar penyebaran virus korona dapat diminimalisir.

“Termasuk penggunaan masker. Bahkan sifatnya wajib bagi yang sakit. Kami pun berharap pada sosialisasi-sosialisasi yang dilakukan juga mencantumkan nomor yang bisa dihubungi manakala ada warga yang diduga terpapar korona. Minimal nomor petugas Puskesmas. Agar pasien dijemput petugas dan tidak berangkat sendiri yang memicu penyebaran virus kemana-mana dan menimbulkan penyebaran baru,” tegasnya.

Bagi mantan anggota DPR RI periode 2014-2019 ini, pihaknya sangat mempedulikan kesehatan dan keselamatan warga Sidoarjo. Lantaran, penyebaran virus korona menjadi salah satu virus yang mematikan bagi penderita. 

“Bagi kami nyawa rakyat harus dilindungi negara. Karena itu bagian dari hak hidup manusia. Makanya, saya berusaha semaksimal mungkin membuat perlindungan terhadap masyarakat Sidoarjo jangan sampai sakit,” paparnya.

Sementara itu, Ketua RW 02 Desa Wedoro, Nur Cholis, mengaku sangat senang dengan adanya penyemprotan ini. Menurutnya, saat warga butuh ketenangan di tengah mewabahnya virus korona, BHS dan timnya langsung merespons permintaan warga. 

“Kami mengapresiasi karena responsnya cepat sekali. Harapan warga seperti itu, keluhannya didengar dan direspons dengan sangat baik. Warga jadi tenang berkat penyemprotan disinfektan dari tim BHS,” tandasnya. (*)

(sb/rul/jay/JPR)

 TOP