alexametrics
Kamis, 28 May 2020
radarsurabaya
Home > Politik Surabaya
icon featured
Politik Surabaya

PILWALI SURABAYA 2020: Machfud Arifin Ajak PDIP Gabung Koalisi Parpol

26 Maret 2020, 16: 09: 19 WIB | editor : Wijayanto

TERBUKA: Machfud Arifin mengajak PDIP bergabung dalam koalisi parpol yang akan mengusung dirinya di Pilwali Surabaya 2020.

TERBUKA: Machfud Arifin mengajak PDIP bergabung dalam koalisi parpol yang akan mengusung dirinya di Pilwali Surabaya 2020. (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Bakal Calon Walikota Surabaya, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin (MA) mengajak PDI Perjuangan untuk berkoalisi dalam Pilwali Surabaya. Meskipun telah mengantongi dukungan dan rekomandasi dari tujuh partai politik, Machfud masih optimistis menambah jumlah dukungan dari tiga partai yang ada yaitu PDIP, PSI, dan PKS.

Walaupun dapat mengusung calon sendiri tanpa adanya koalisi, PDI Perjuangan yang kini menguasai parlemen Surabaya menurut Machfud masih terbuka untuk berkoalisi dengan dirinya.

"Mau head to head atau berkoalisi (dengan PDI Perjuangan) semua bisa saja. Semua kemungkinan masih bisa," ucap Machfud.

Pada kesempatan itu Machfud menegaskan jika dirinya mengedepankan kebersamaan dalam membangun Surabaya. Termasuk, dengan menyusun koalisi bersama lintas partai politik.

Sekalipun telah memiliki dukungan mayoritas partai (tujuh partai) dan mayoritas kursi (26 kursi), MA masih berharap PDI Perjuangan bisa bergabung dengannya. "Namanya membangun Surabaya, kami tak bisa sendiri," kata manta Kapolda Jatim ini.

Machfud memang tidak ikut dalam proses penjaringan di PDI Perjuangan beberapa waktu lalu, namun dirinya masih tetap menjalin komunikasi dengan para elit partai berlambang kepala banteng ini. "Namanya komunikasi kan macam-macam. Kami sudah komunikasi dengan kawan-kawan PDI Perjuangan," tegasnya.

Bila melihat peta partai politik di Surabaya, kemungkinan adanya tiga pasangan calon di Surabaya cukup terbuka. Sebab, sudah ada tujuh partai politik yang mendukung mantan Kapolda Jatim ini, kemudian calon dari PDIP dan pasangan independen.

Tujuh partai politik memang telah merapat ke kubu MA. Di antaranya adalah PKB (5 kursi), Gerindra (5 kursi), Golkar (5 kursi), Demokrat (4 kursi), NasDem (3 kursi), PAN (3 kursi), dan PPP (1 kursi).

Praktis, tinggal PDI Perjuangan (15 kursi), PKS (5 kursi), dan PSI (4 kursi) yang belum memberikan dukungan. Besar kemungkinan, PDI Perjuangan yang juga menjadi pemenang di tiga pilkada sebelumnya akan menyiapkan penantang berat bagi MA di Surabaya.

Selain poros MA dan PDI Perjuangan, memang masih ada peluang poros dari calon perorangan (independen) di Surabaya. Saat ini, sudah ada pasangan M Yasin dan Gunawan yang telah memasuki verifikasi administrasi untuk jalur perorangan.(mus/rak)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP