alexametrics
Senin, 30 Mar 2020
radarsurabaya
Home > Politik Sidoarjo
icon featured
Politik Sidoarjo

Bacabup Sidoarjo Legawa Penundaan Tahapan Pilkada

26 Maret 2020, 09: 08: 11 WIB | editor : Agung Nugroho

BIAR POPULER: Sejumlah spanduk bacabup yang sudah tersebar sejumlah kawasan Kota Delta. 

BIAR POPULER: Sejumlah spanduk bacabup yang sudah tersebar sejumlah kawasan Kota Delta.  (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO-Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan sejumlah penundaan tahapan pilkada 2020. Namun, beberapa bakal calon bupati (bacabup) Sidoarjo tidak terlalu mempersoalkan penundaan masalah itu.

M. Taufiqullbar misalnya. Mantan anggota DPRD Sidoarjo 2014-2019 itu tidak mengeluhkan keputusan penundaan. Menurutnya, langkah penundaan yang diambil KPU bukanlah tanpa sebab. Melainkan mempertimbangkan kepentingan masyarakat yang lebih luas. “Wabah virus corona memang membahayakan,” terang pria yang mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati Sidoarjo ke DPD PAN Sidoarjo itu.

Demikian halnya dengan Sullamul Hadi Nurmawan. Politisi yang digadang-gadang menjadi salah satu kandidat bacabup dari PKB itu juga tidak banyak mempertimbangkan untung rugi terkait penundaan. “Keputusan diambil demi keselamatan dan kesehatan umat manusia,” katanya.

Seperti yang diketahui, beberapa hari kemarin, KPU telah mengambil keputusan untuk menunda sejumlah tahapan pilkada 2020. Mulai dari pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS), pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) dan pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit).

Di Sidoarjo, beberapa bakal calon yang maju pilkada juga sudah banyak yang berkampanye. Di antaranya memasang sejumlah spanduk hingga membuat kegiatan langsung ke masyarakat.

Mereka juga masih menunggu rekom dari partai pengusung. Hingga saat ini baru Bambang Haryo Soekartono (BHS) yang mendapat Surat Penetapan Sementara (SPS) dari Partai Golkar untuk maju dalam pilkada.

Untuk calon jadi jalur perseorangan juga masih menjalani proses verifikasi administrasi dan faktual oleh KPU. Pengumuman verifikasi administrasi dan pelaksanaan verifikasi faktual berkas dukungan pasangan Agung Sudiyono-Sugeng Hariyadi juga tertunda. (son/vga)

(sb/son/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia