alexametrics
Senin, 30 Mar 2020
radarsurabaya
Home > Politik Sidoarjo
icon featured
Politik Sidoarjo

Sudah Tuntas, Penyerahan Hasil Verifikasi Administrasi Ditunda 

26 Maret 2020, 09: 01: 53 WIB | editor : Agung Nugroho

JADWAL MOLOR: Berkas dukungan pasangan Agung Sudiyono yang sudah diserahkan ke KPU.

JADWAL MOLOR: Berkas dukungan pasangan Agung Sudiyono yang sudah diserahkan ke KPU. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO-Pasangan calon perseorangan di Sidoarjo nampaknya belum bisa lega. Hal tersebut dikarenakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo menunda penyerahan hasil verifikasi administrasi. Padahal, secara jadwal pengumuman hasil verifikasi administrasi berkas dukungan dilaksanakan, kemarin (25/3).

Komisioner KPU Sidoarjo Divisi Teknis Penyelenggaraan Miftakul Rohma menyebutkan, penundaaan penyerahan hasil verifikasi administrasi itu sesuai arahan dari KPU RI. "Suratnya KPU RI baru turun Selasa (24/3) malam," terangnya.

Karena itulah, KPU Sidoarjo juga mengikuti sebagaimana keputusan dari KPU pusat. "Penyerahannya akan dilaksanakan setelah ada pencabutan serangkaian tahapan KPU yang ditunda," imbuh Miftah.

Miftah menerangkan, secara proses, verifikasi administrasi yang dilakukan KPU Sidoarjo juga sudah tuntas. Tim dari KPU maupun petugas lain yang terlibat telah menuntaskan pekerjaan yang dimulai akhir Februari itu. "Tinggal mengumumkan saja, tapi mengikuti arahan KPU pusat harus ditunda," katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, KPU Sidoarjo sedang melakukan verifikasi administrasi berkas dukungan dari pasangan Agung Sudiyono dan Sugeng Hariyadi. Satu-satunya pasangan dari calon independen itu mendaftar ke KPU di hari terakhir pendaftaran. Sebanyak 32 bok lebih berkas dukungan dibawa ke kantor KPU yang ada di Jalan Raya Cemengkalang itu.

Dalam proses singkronisasi, berkas dukungan Agung Sudiyono dinyatakan lolos. Yakni, dengan jumlah yang sesuai dengan Sistem Informasi Pencalonan (Silon) sebanyak 92.141 berkas dukungan. Jumlah itu juga sudah memenuhi kuota minimal berkas dukungan yang dihitung 6,5 persen dari DPT terakhir atau 90.843 dukungan.

Saat verifikasi administrasi, indikasi TMS (Tidak Memenuhi Syarat) juga sempat ditemukan petugas. Hal itu terkait kolom pekerjaan yang tercantum status ASN hingga TNI Polri.

Agung sendiri masih tetap optimistis dengan hasil verifikasi itu. "Ada sekitar 1.300 dukungan yang kami lebihkan," terang Agung Sudiyono. (son/vga)

(sb/son/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia