alexametrics
Senin, 30 Mar 2020
radarsurabaya
Home > Gresik
icon featured
Gresik

Sudah Dibatalkan MA, Iuran BPJS Belum Turun

26 Maret 2020, 02: 35: 42 WIB | editor : Wijayanto

PELAYANAN: Petugas sedang melayani peserta yang akan mendaftar di Kantor BPJS Kesehatan.

PELAYANAN: Petugas sedang melayani peserta yang akan mendaftar di Kantor BPJS Kesehatan. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan per 1 Januari lalu telah dibatalkan oleh Mahkamah Agung. Meski amar putusan telah ditetapkan, namun iuran masih belum berubah, alias masih mengikuti nominal setelah kenaikan sesuai pasal 34 ayat 1 dan 2 Perpres Nomor 75 Tahun 2019 tentang perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehan.

Kepala BPJS kesehatan Kabupaten Gresik Drg Tanya Rahayu mengaku, belum bisa memastikan iuran BPJS kesehatan kembali seperti semula. "Saat ini iuran masih tetap sesuai Perpres Nomor 75 Tahun 2019 tentang perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan," tuturnya.

Ia memastikan akan mengikuti regulasi terbaru sesuai putusan MA tersebut. “Kalau sudah instruksi dari pusat akan disampaikan dan dilaksanakan," tutupnya. 

Sekedar diketahui, putusan pembatalan kenaikan iuran BPJS Kesehatan tersebut berlaku sejak tanggal diputuskan pada 27 Februari 2020 atau tidak berlaku surut.

Namun hingga saat ini iuran BPJS Kesehatan masih tetap senilai Rp 42.000,00 per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas III. Untuk kelas II membayar Rp 110.000,00 dan kelas I dengan iuran Rp 160.000,00 per orang.

Jika iuran kembali seperti semula maka maka kelas I membayar Rp 80 ribu, kelas II senilai Rp 51 ribu, dan Rp 25.500 untuk kelas III. (qom/han)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia