alexametrics
Jumat, 29 May 2020
radarsurabaya
Home > Politik Surabaya
icon featured
Politik Surabaya

Direkom 7 Partai, Machfud Arifin Kian Optimistis di Pilkada Surabaya

25 Maret 2020, 17: 05: 59 WIB | editor : Wijayanto

Machfud Arifin

Machfud Arifin (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Partai Golkar akhirnya mengeluarkan rekomendasi mendukung Machfud Arifin (MA) untuk maju menjadi bakal calon wali kota Surabaya. Dengan demikian, MA sudah mendapat dukungan dari tujuh partai.

Bakal calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin menceritakan kronologisnya dirinya diusung oleh Partai Golkar. Menurutnya ia dipanggil oleh Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto ke Jakarta untuk bertemu.

“Jadi setelah Partai Golkar melakukan survei akhirnya memutuskan saya untuk diusung dalam Pilwali Surabaya. Jadi secara partai sudah ada tujuh yang mengusung saya, secara kursi ada 26,” ujar Machfud, Rabu (25/3).

Mantan Kapolda Jatim ini menambahkan tinggal dua partai yang belum bergabung, yakni PKS dan PSI. Ia mengatakan secara psikologis sepertnya agak susah jika PKS bergabung dengan PSI, bahkan jika bergabung tidak bisa membentuk satu poros karena cuma sembilan kursi. 

"Selain itu platformnya dalam berpolitik juga berbeda. Kalau di PSI kan harus mengisi pernyataan tidak boleh beristri dua, tapi kalau di PKS saya tidak tahu,” katanya sembari tersenyum.

Lebih lanjut Machfud mengatakan untuk pasangan, tetap konsisten pada komitmennya. Yakni harus ada chemistry dan komunikasi arah. “Partai sudah menyerahkan sepenuhnya kepada saya. Yang pasti kalau terpilih harus bahu membahu membangun Kota Surabaya,” jelasnya.

Saat ditanya apakah dari birokrasi, politisi, atau budayawan yang akan dipilih untuk menjadi wakil dalam pilwali, Machfud mengatakan siapapun boleh. Menurutnya semakin banyak sumber yang masuk, maka semakin baik. “Saya akan memilih yang terbaik dari yang terbaik,” katanya

Machfud juga mengatakan masih banyak kemungkinan yang terjadi saat ditanya apakah bergabung dengan PDIP atau head to head dengan partai berlambang banteng ini. Ia mengatakan dalam berpolitik apapun bisa saja terjadi. “Kita dengan PDIP itu sudah lama berteman,” tuturnya.

Sementara itu Ketua  Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni mengatakan pihaknya akan tegak lurus mengikuti arahan dari pusat. Menurutnya dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar pertemuan antara Machfud Arifin dengan anggota dan kader Golkar Surabaya. “Biar antara Pak MA bisa lebih kenal dan dekat dengan kader Golkar. Sehingga bisa satu visi dalam memenangkan pilwali Surabaya,” kata Ketua Fraksi Golkar di DPRD Kota Surabaya ini.

Untuk wakil yang akan mendampingi MA, Toni mengaku sudah mengajukan kader internal yakni Gus Han (Zahrul Azhar). Menurutnya partainya lebih mengutamakan kader internal. “Tapi semua itu yang tergantung keputusan pak MA,” pungkasnya. (mus/rak)   

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP