alexametrics
Senin, 30 Mar 2020
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya
UN 2020 Ditiadakan

UN Ditiadakan, Manfaatkan Waktu untuk Belajar, Jangan Keluyuran

25 Maret 2020, 10: 22: 50 WIB | editor : Agung Nugroho

HOME SCHOOLING: Masa libur dimanfaatkan dengan belajar sendiri di rumah.

HOME SCHOOLING: Masa libur dimanfaatkan dengan belajar sendiri di rumah. (NET)

Share this      

SURABAYA-Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meniadaan Ujian Nasional (UN) tahun 2020 untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia. Pembatalan ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 4 Tahun 2020. Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Dispendik Jatim) memberikan imbauan kepada siswa. 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi berpesan agar siswa tidak bersantai meskipun ujian dibatalkan. Ia mengimbau agar siswa memanfaatkan waktunya dengan terus belajar di rumah, mempersiapkan tes masuk perguruan tinggi. 

"Manfaatkan waktu yang baik ini untuk belajar di rumah. Untuk selalu online dengan guru mata pelajaran," ujarnya kepada Radar Surabaya.

Wahid membenarkan jika Ujian Nasional masih menjadi momok bagi sebagian siswa, meskipun nilai UN tidak lagi menjadi standar kelulusan selama satu tahun terakhir. Untuk itulah, ia sampaikan pesan itu kepada siswa. 

"Saat ini parameter kelulusan siswa ada tiga. Yaitu rata-rata nilai rapor, nilai ujian sekolah dan praktikum," jelas Wahid. 

Sementara nilai UN digunakan sebagai pertimbangan masuk perguruan tinggi. Nilai UN juga digunakan sebagai alat ukur kualitas satuan pendidikan di tingkat provinsi. Maka, dengan ditiadakannya UN, Wahid berharap agar perguruan tinggi menyesuaikan dengan menggunakan pertimbangan nilai lain untuk seleksi masuk PTN.

Wahid juga berpesan kepada siswa agar tidak malah keluyuran dan bermain di luar rumah setelah peniadaan UN ini. Untuk mencegah risiko penularan yang tinggi. 

"Tujuan dihapuskannya UN ini kan untuk menghindari kerumunan untuk mencegah penularan Covid-19. Maka dari itu setelah ditiadakan ya tetap di rumah belajar, jangan keluyuran," tukasnya. (ism/nur)

(sb/is/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia