alexametrics
Kamis, 04 Jun 2020
radarsurabaya
Home > Sidoarjo
icon featured
Sidoarjo

Tanpa Pawai Ogoh-ogoh, Tawur Kasanga Hanya Diikuti 15 Umat Hindu

Doakan Keselamatan dan Kesehatan Masyarakat

24 Maret 2020, 19: 09: 20 WIB | editor : Wijayanto

KHIDMAT: Upacara Tawur Agung Kesanga (pecaruan) di Pura Jala Siddhi Amertha Juanda, Selasa (24/3).

KHIDMAT: Upacara Tawur Agung Kesanga (pecaruan) di Pura Jala Siddhi Amertha Juanda, Selasa (24/3). (ISTIMEWA)

Share this      

SIDOARJO - Sehari sebelum Hari Raya Nyepi, umat Hindu Sidoarjo pada Selasa (24/3) pagi mulai 07.30 hingga 10.30 melaksanakan upacara Tawur Agung Kesanga (pecaruan) rangkaian yadnya Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1942. 

Upacara Tawur Agung Kesanga adalah upacara Butha Yadnya yang dilakukan untuk kesejahteraan alam dan juga kesejahteraan manusia. 

Upacara tersebut tetap harus dilaksanakan, meski di tengah persebaran virus corona. "Ini kan hari raya. Kaitannya hari raya itu ada Tawur Agung dan Nyepi. Satu rangkaian itu yang tidak bisa diundur dan ditiadakan," kata humas panitia Hari Raya Nyepi Pura Jala Siddhi Amertha Juanda, I Gusti Agung Cok. 

Kendati tetap dilaksanakan, upacara Tawur Agung Kesanga tidak diikuti oleh ratusan umat Hindu. Tetapi hanya pinandita atau pemangku dan panitia saja sekitar 15 orang. 

Panitia tetap melaksanakan protokol pencegahan persebaran virus corona dengan menyediakan sarana dan prasana cuci tangan, seperti sabun, hand sanitizer dan pemeriksaan suhu badan bagi pinandita dan panitia saat masuk ke area pura.

"Jadi kami tetap melaksanakan hanya skala panitia saja. Biasanya tahun-tahun dulu sekitar 1.000 orang, tahun ini hanya panitia saja sekitar 15 orang. Ini untuk menaati hari raya saja," imbuhnya. 

Ada doa khusus atau nangkuk merane untuk keselamatan bangsa Indonesia khususnya di Kabupaten Sidoarjo dalam rangka kaitannya dengan virus corona ini. 

Selasa sore seharusnya ada pelaksanan pengrupukan dengan mengkirab ogoh-ogoh. Tapi karena situasi, kirab ogoh-ogoh ditiadakan. 

Dan kesempatan ini sesuai arahan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sidoarjo di Pura Jala Siddhi Amertha tidak melaksanakan persembahyangan tilem semua umat dianjurkan sembahyang di rumah masing-masing. (rpp/nis)

(sb/rpp/jay/JPR)

 TOP