alexametrics
Jumat, 29 May 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Gresik
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Tak Terima Ditegur, Pemuda Tambakrejo Hajar Pengunjung Warkop

24 Maret 2020, 15: 40: 15 WIB | editor : Wijayanto

DICIDUK: Tersangka Rudiono langsung dimankan anggota Reskrim Polsek Duduksampyan.

DICIDUK: Tersangka Rudiono langsung dimankan anggota Reskrim Polsek Duduksampyan. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

SURABAYA - Kelakuan Rudiono, 27, warga Dusun Gumining RT 005/RW 001, Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan memang tidak patut ditiru.

Bagaimana tidak, dalam kondisi mabuk ia tiba-tiba menghajar salah satu pengunjung warkop di desa setempat. Akibat perbuatannya, kini pelaku harus mendekam di balik jeruji besi.

Peristiwa tersebut bermula saat pelaku yang saat itu sedang mabuk berjalan sempoyongan di Jalan Desa Tambakrejo. Saat melintas di depan warkop, salah satu pengunjung warkop Syamsul, menegur pelaku agar tidak berbuat onar.

Tidak terima dengan teguran tersebut, pelaku langsung menghajar korban. Setelah puas, pelaku kabur dari lokasi kejadian. 

Kapolsek Duduksampeyan AKP I Made Jatinegara di dampingi Kanitreskrim Aiptu Budiono membenarkan kejadian tersebut. "Iya benar pelaku saat itu sedang mabuk dan menghajar salah satu pengunjung warkop," ujarnya.

Mendapat laporan dari warga, petugas memburu tersangka di rumahnya dan langsung diamankan ke Mapolsek Duduksampeyan.

"Tersangka kami amankan setelah memeriksa saksi-saksi," ujar Kapolsek AKP I Made Jatinegara, Selasa (24/03).

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 170 KHUP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Sementara itu, tersangka Rudiono mengaku dirinya tidak sadar diri karena mabuk usai pesta miras bersama rekannya. "Saya tidak sadar diri saat ditegur soalnya habis mabuk," pungkasnya.(yud/rof)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP