alexametrics
Senin, 30 Mar 2020
radarsurabaya
Home > Features Sidoarjo
icon featured
Features Sidoarjo

Patroli Cyber Polresta Sidoarjo untuk Menangkal Informasi Hoax

Tayangkan Informasi A1 bagi Masyarakat

24 Maret 2020, 14: 12: 25 WIB | editor : Agung Nugroho

AWASI: Kasi Inteltech Intelkam Polresta Sidoarjo perketat peredaran informasi cyber..

AWASI: Kasi Inteltech Intelkam Polresta Sidoarjo perketat peredaran informasi cyber. (HILDAN SEPKA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

AIPTU Sirman Eko Hambali, nahkoda di balik Seksi Inteltech Intelkam Polresta Sidoarjo. Tugasnya duduk di belakang monitor komputer. Tidak mudah, tugas yang diemban olehnya. Sebab memiliki peran penting untuk menebar informasi yang benar bagi warganet.

Hildan Sepka/Wartawan Radar Sidoarjo

Satgas Nusantara Jilid III siap memonitoring dunia cyber menjelang pilkades dan pilkada. Aiptu Sirman memastikan tidak ada informasi hoax yang meresahkan masyarakat. Berlaku sejak 25 Februari lalu, tim cyber telah berselancar di dunia maya.

Dia menjelaskan, satgas tersebut telah terbentuk sejak 2017 silam. Ketika pemilihan legislatif, presiden, hingga saat ini pilkades dan pilkada. Satgas ini bertugas hingga Oktober 2020. “Sesuai dengan pengalaman yang sudah, konsentrasinya pada akun bayangan atau anonim di media sosial,” ujarnya kepada Radar Sidoarjo, Senin (23/3).

Bentuk kegiatannya meski tampak sederhana, hanya di balik komputer, pria 48 tahun mendeteksi mobilisasi dan potensi intoleransi, penangkalan paham radikalisme, dan informasi palsu. Selain itu, bertugas menggalang opini tokoh. “Kegiatan-kegiatan tersebut kita sebut patroli cyber,” tegasnya.

Pihaknya menyebutkan seluruh anggota polres dan polsek jajaran dilibatkan. Hanya saja, satgas ini dibawah empat penanungjawab. Yaitu, satuan intelkam pada manajemen sosial, binmas pada manajemen kemitraan, humas pada manajemen media, dan reskrim pada manajemen penegakan hukum (gakkum). “Ini semua memiliki keterkaitan,” paparnya.

Hingga saat ini belum ditemukan pelanggaran cyber. Bapak satu anak mengatakan saat ini tren media sosial terkait corona. Namun, pihaknya tidak ingin kebobolan. Satgas ini bekerja sama dengan Polda Jatim untuk memburu penyebar berita-berita yang negatif.

“Alurnya, kita lakukan patroli cyber saat ditemukan akun bayangan, seketika itu dilimpahkan ke Polda Jatim. Sebab hanya Polda Jatim yang mampu menelusuri letak berdasarkan IP address. Kemudian dikembalikan lagi ke Polresta Sidoarjo untuk peninjauan,” jelasnya.

Di balik sakit yang dialaminya lima tahun lalu, pria asli Pamekasan, Madura tersebut tetap menjaga profesionalitas dan kredibilitas. Sirman menyebutkan, puncak yang diwaspadai ketika masa kampanye dan hari tenang.

“Apabila ditemukan berita hoax, tugas kami menyerang berita tersebut dengan informasi yang sebenar-benarnya. Sampai kondisi netizen di dunia maya yang sempat ramai menjadi tenang dan kondusif,” pungkasnya. (*/nis)

(sb/jpg/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia