alexametrics
Senin, 30 Mar 2020
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

23 Warga Surabaya Positif Covid-19, Ini Peta Persebarannya

24 Maret 2020, 09: 21: 09 WIB | editor : Wijayanto

Peta wilayah sebaran virus corona di Surabaya.

Peta wilayah sebaran virus corona di Surabaya. (ISTIMEWA/HUMAS PEMKOT SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Pemkot Surabaya merilis peta wilayah persebaran virus corona, covid-19, di Surabaya, Senin (23/3) malam pukul 19.32 melalui situs resmi https://lawancovid-19.surabaya.go.id/.

Ini setelah beberapa hari ini banyak yang menunggu persebaran peta tersebut mengingat Provinsi Jatim sudah terlebih dahulu merilis persebaran peta di Jatim dimana wilayah Surabaya masuk dalam zona merah. Kini peta tersebut untuk sementara dapat diketahui oleh warga Surabaya sebagai rujukan kewaspadaan virus covid-19.

Peta tersebut menjelaskan tentang persebaran penderita covid 19 di 154 kelurahan di Kota Surabaya. Dari data tersebut terlihat status orang dengan pengawasan (ODP) sebanyak 134 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 7 orang, dan terkonfirmasi atau positif mengidap covid 19 sebanyak 23 orang yang tersebar di 28 Kecamatan di Surabaya.

Dari data tersebut ada perbedaan dengan data dari Pemrov Jatim yang mengatakan 29 orang yang positif covid-19 di Surabaya. Sementara data di Pemkot Surabaya menyebut ada 23 orang yang positif covid-19 di Kota Pahlawan.

Secara detail sebaran kasus orang dengan positif corona tersebut terinci di Kelurahan Sidotopo 1 orang, Kelurahan Kenjeran 1 orang, Kelurahan Kedungcowek 1 orang, Kelurahan Tembok Dukuh 1 orang, Kelurahan Penjaringan 1 orang, dan Kelurahan Manyar Sabrangan 1 orang.

Kemudian Kelurahan Menur 1 orang, Kelurahan Gununganyar 2 orang, Kelurahan Babatan 1 orang, Kelurahan Wiyung 1 orang, Kelurahan Ngagel Rejo 2 orang, Kelurahan Sawunggaling 1 orang, dan Kelurahan Darmo 1 orang.

Kemudian di Kelurahan Prada Kali Kendal diketahui ada 2 warganya yang positif covid 19, Kelurahan Dukuh Kupang 1 orang, Kelurahan Putat Gede 1 orang, Kelurahan Simomulyo 2 orang, Kelurahan Bangkingan 1 orang dan Kelurahan Lontar 1 orang.

Kepala Dinas Kominfo Kota Surabaya, M. Fikser mengatakan, peta sebaran virus corona itu datanya sampai kelurahan dengan mekanisme pengunggahan hingga pukul 18.00. “Prosesnya sendiri, pukul 18.00 untuk penyebaran terakhir dan data yang diupload di atas jam tersebut (pukul 18.00) akan diupload keesokan harinya,” katanya.

Lanjut Fikser, nantinya kalau ada data lagi dari pusat di atas pukul 18.00 akan dimasukkan di hari berikutnya. Karena pukul 16.00 merupakan batas waktu upload data untuk tingkat nasional, pukul 17.00 tingkat Provinsi dan pukul 18.00 tingkat Kabupaten/Kota.

”Ini kita sengaja sampai kelurahan supaya ada pengawasan bersama di level ke bawah yang sudah tidak bisa dianggap remeh. Ini sesuatu yang harus kita sikapi dengan serius,” terangnya. Fikser mengungkapkan data itu kemudian terupdate di Dinas Kesehatan Kota Surabaya pukul 19.00.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti  mengatakan upaya tersebut agar masyarakat lebih fokus di wilayah masing-masing dan itu bisa dijadikan intervensi pencegahan oleh Pemkot Surabaya. “Makanya kita dorong terus ini penyebaran peta tersebut kerena semata-mata untuk membantu masyarakat,” terangnya.

Selain itu menurut Reni, pemkot juga harus melakukan edukasi kepada masyarakat bahwa virus dari Wuhan, Tiongkok, tersebut bisa diatasi dan penderitanya bisa sembuh. “Ketika ada data nantinya kan ada kewaspadaan, oh ternyata virus corona (covid-19) itu ada, sehingga masyarakat jadi makin waspada,” tegasnya. (rmt/jay)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia