alexametrics
Jumat, 29 May 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Tersambar KA di Kandangan, Kakek Manukan Kasman Tewas

23 Maret 2020, 16: 37: 36 WIB | editor : Agung Nugroho

LAKA MAUT:  Jenazah korban dilarikan ke kamar jenzah RSU dr. Soetomo, Minggu (22/3) pagi.

LAKA MAUT: Jenazah korban dilarikan ke kamar jenzah RSU dr. Soetomo, Minggu (22/3) pagi. (IST)

Share this      

SURABAYA–Warga Jalan Manukan Kasman No 14, RT 91/RW 19, Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Surabaya, Raib Basuni, 80, ditemukan tewas oleh warga di rel kereta api Stasiun Kandangan, Minggu (22/3) pagi.

Saksi mata, sekuriti Stasiun Kandangan Anang Purnomo, 30, mengatakan korban tertabrak Kereta Api (KA) Maharani jurusan Surabaya–Semarang yang melaju dari arah timur. Awal mula kejadian, korban saat itu akan menuju ke tambak untuk melakukan pengecekan tambak miliknya.

Seusai melakukan pengecekan, korban pun pulang menuju ke rumahnya. Ketika akan melintas rel, dari arah utara KA Maharani dari Stasiun Surabaya Pasar Turi melaju ke arah barat.

Melihat ada korban yang akan melintasi rel, Anang pun meneriaki dan meniupkan peluit tanda bahaya ke arah korban kalau ada kereta yang akan melintas. Namun teriakan itu sia-sia dan tak dingarkan korban, lantaran pendengarannya yang sudah mulai terganggung.

“Sudah saya teriaki, sepertinya korban tidak mendengar,” kata Anang.

Disamping itu, dari keterangan ponakan korban Zainul M, 40, pamannya sejak dulu hingga sekarang sering melintasi rel tersebut untuk mengecek kondisi tambaknya. Selain itu, dirinya juga membenarkan kalau konfisi pendengaran pamannya sudah mulai samar. 

“Kemungkinan beliau sehabis cek tambak lalu pulang untuk sarapan. Karena berangkatnya sudah sejak habis subuh tadi,” jelas Zainul. 

Sebelum berangkat ke tambak, lanjut Zainul, pamannya sudah diingatkan oleh anaknya kalau tidak usah ke tambak dulu dan disarankan beristirahat. Namun, korban tetap berangkat untuk melihat tambak mujairnya.

“Tadi mengeluh kurang enak badan, terus diminta istirahat dulu tapi nekat berangkat. Kasian sudah sepuh,” tuturnya. 

Dari kejadian tersebut, korban mengalami cidera parah pada bagian kedua kaki serta kepalanya. Jenazah korban akhirnya langsung dilarikan ke kamar jenazah RSU dr. Soetomo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Kanit Reskrim Polsek Tandes Ipda Gogot Purwanto mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan bersama tim Inafis Polrestabes Surabaya di tempat kejadian perkara (TKP). “Sudah kami tangani, dan olah TKP,” kata Gogot. (gin/rud)

(sb/gin/Nug/JPR)

 TOP