alexametrics
Senin, 30 Mar 2020
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Blitar Susul Masuk Zona Merah, 41 Orang di Jatim Positif Idap Covid-19

Hampir 1000 Orang ODP dan 88 Masuk PDP

23 Maret 2020, 06: 05: 59 WIB | editor : Wijayanto

BERI KETERANGAN: Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa (tengah), didampingi Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono (kanan) dan Dirut RSUD dr Soetomo Surabaya, Joni Wahyuhadi, memberikan keterangan kepada para jurnalis terkait penanganan wabah Covid 19.

BERI KETERANGAN: Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa (tengah), didampingi Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono (kanan) dan Dirut RSUD dr Soetomo Surabaya, Joni Wahyuhadi, memberikan keterangan kepada para jurnalis terkait penanganan wabah Covid 19. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

GRAHADI - Jumlah orang positif mengidap virus corona (COVID-19) di Jawa Timur menjadi 41 orang. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) jumlahnya meningkat menjadi 999 orang dan 88 orang pasien dalam pengawasan (PDP).

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam konferensi pers update data terbaru kondisi penanganan corona yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Minggu (22/3).

"Ada 9 tambahan baru (positif corona) dari Surabaya, 2 tambahan di Sidoarjo, 3 tambahan di Malang dan 1 tambahan di Kabupaten Blitar. Artinya ada tambahan 1 daerah terjangkit yakni Kabupaten Blitar," ujarnya.

Dengan demikian di Jatim kini ada empat wilayah yang masuk zona merah persebaran penderita penyakit Covid-19. Selain Surabaya, Sidoarjo dan Malang, Blitar menyusul setelah seorang warganya positif terdeteksi mengidap virus corona.

Khofifah mengimbau agar masyarakat menunda dan menghentikan kegiatan yang bersifat mendatangkan keramaian. Selain itu ia juga meminta masyarakat untuk tidak keluar rumah kecuali ada kepentingan yang urgent. "Ini untuk menekan penyebaran virus ini," pintanya. (mus/jay) 

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia