alexametrics
Kamis, 04 Jun 2020
radarsurabaya
Home > Ekonomi Surabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Rilis Produk Baru Diharapkan Gairahkan Market Otomotif

20 Maret 2020, 16: 48: 35 WIB | editor : Wijayanto

PACU PENJUALAN: Beberapa tahun terakhir industri otomotif lesu, akan tetapi dengan dihadirkannya produk baru diharapkan mampu menggenjot penjualannya.

PACU PENJUALAN: Beberapa tahun terakhir industri otomotif lesu, akan tetapi dengan dihadirkannya produk baru diharapkan mampu menggenjot penjualannya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Beberapa tahun terakhir kinerja industri otomotif diklaim lesu. Namun demikian, sejumlah brand otomotif terus memacu penjualannya dengan beragam cara. Salah satunya dengan penyegaran dan peluncuran produk baru yang dinilai mampu menggairahkan pasar kembali. Seperti PT Toyota Astra Motor (TAM) yang meluncurkan New Agya di segmen kendaraan LCGC.

General Manager Area Jawa Timur Judianto menuturkan, peluncuran kendaraan baru ini diharapkan mampu mendongkrak penjualan Toyota di tahun ini. Dengan tampilan sporty compact car, kendaraan anyar ini membidik beberapa kalangan. Seperti keluarga baru, karyawan dan orang tua yang membelikan kendaraan untuk anaknya. "Biasanya untuk anak-anak yang masuk SMA ini lumayan banyak juga," terangnya di Surabaya.

Oleh karena itu, tahun ini Judianto optimistis mampu meraih peningkatan penjualan sekitar 10 – 15 persen dengan rincian target penjualan di Auto2000 sekitar 170 unit per-bulan dan total Jawa Timur (Jatim) sekitar 275 unit per-bulan. "Apalagi kami mendapat banyak dukungan dari segi pembiayaan. Karena hampir 60 persen rata-rata pembeli mobil kami juga bertransaksi secara kredit," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penawaran ke beberapa perusahaan. "Kami tetap akan menjual dengan grup presentasi dengan mendatangi perusahaan yang ada di Jatim dan melalui pameran-pameran kecil di mal," imbuhnya.

Adapun sepanjang 2019 kemarin, berdasarkan registrasi nomor polisi, Judianto mencatatkan rata-rata penjualan Agya di Jatim mencapai 228 unit setiap bulan dengan total market LCGC sekitar 1.224 unit.

Sementara, hingga saat ini, Agya menyumbang sebanyak 7 persen penjualan kendaraan LCGC Toyota di Jatim. Namun jika digabung dengan Calya, kontribusinya mampu mencapai 15 persen. "Paling banyak Avanza, itu bisa sampai 20 persen lebih, baru kemudian disusul Rush," katanya.

Sementara, Toyota Jatim menyumbang 15 persen penjualan kendaraan Toyota secara nasional. "Utamanya tetap Jakarta, baru kemudian Jawa Timur," pungkasnya. (cin/nur)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP