alexametrics
Senin, 30 Mar 2020
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Antisipasi Virus Corona, Pemkot Semprot Disinfektan Setiap Hari

20 Maret 2020, 16: 20: 16 WIB | editor : Wijayanto

ANTISIPASI CORONA: Petugas PMK dengan menggunakan mobil water suplay menyemprotkan cairan disinfektan di jalan protokol, Surabaya.

ANTISIPASI CORONA: Petugas PMK dengan menggunakan mobil water suplay menyemprotkan cairan disinfektan di jalan protokol, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Antisipasi persebaran virus corona (Covid-19) terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Selain menyiapkan dapur umum dan menggalakkan konsumsi empon-empon, pemkot juga aktif melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai kawasan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya Dedi Irianto mengungkapkan, pihaknya melakukan penyemprotan di jalan-jalan protokol dan jalur pedestrian yang ada di Kota Surabaya.

Kegiatan itu sudah berlangsung sejak Selasa (17/3) lalu. Kemarin ada 77 lokasi yang disemprot. “Kami gunakan mobil water supply yang ujung selangnya spray. Jadi, kami semprot ke udara juga,” katanya.

Kegiatan penyemprotan untuk membasmi virus-virus, termasuk corona baru, itu dilakukan setiap hari. Meski demikian, PMK tidak menerjunkan semua unitnya. “Karena harus ada unit yang standby. Takut kalau ada kejadian yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Hal yang sama dilakukan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya. Kasi Ruang Terbuka Hijau DKRTH Surabaya Rochim Yuliadi mengatakan, pihaknya melakukan penyemprotan di area pelayanan umum di Kota Surabaya. “Hari ini (kemarin, Red) ada 28 titik yang disemprot. Penyemprotan ini bukan DKRTH saja, tapi juga melibatkan Dinkes dan Satpol PP,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kembali meminta seluruh warga Surabaya agar tidak panik. Bahkan, ia menganjurkan warga untuk tetap tersenyum di tengah wabah virus corona yang semakin pandemik itu. Menurut dia, dengan selalu tersenyum dan gembira, manusia lebih kebal dengan virus karena meningkatnya daya tahan tubuh.

“Saya minta warga Surabaya tidak panik menghadapi semua ini. Harus tetap tersenyum. Kita sedang dicoba, tapi kita harus hadapi cobaan ini dengan senyuman. Karena kalau gembira, kita akan mengeluarkan hormon (serotonin),” ujar Wali Kota Risma, Kamis (19/3).

Hormon serotonin adalah salah satu hormon yang menjadi pemicu bahagia, yang dapat memberikan perasaan nyaman dan senang. Kadar serotonin rendah dapat menyebabkan gagal fokus, sulit mengerjakan sesuatu, dan kelelahan kronis.

Risma juga mengingatkan warga Surabaya untuk istirahat yang cukup dan berolahraga teratur sebagai upaya untuk menjaga kesehatan. Hal ini penting untuk menjaga daya tahan tubuh supaya tidak terkena Covid-19.

“Kami juga meminta warga untuk melaksanakan imbauan pemerintah seperti menjaga jarak dengan orang lain, tidak berjabat tangan, berpelukan, atau melakukan kontak fisik, serta melipat karpet di tempat-tempat ibadah. Pintu dan jendela rumah juga dibuka lebar-lebar agar cahaya matahari dapat masuk, sehingga ada sirkulasi udara,” jelasnya.

Selain itu, Presiden UCLG ASPAC itu juga mengingatkan kembali manfaat empon-empon yang harus dibiasakan kembali di tengah-tengah masyarakat. Menurut dia, empon-empon bukanlah obat, namun bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit dan terserang virus.

“Saya baca penelitian IPB, jahe dan sereh bisa meningkatkan daya imun tubuh, juga putih telur. Kalau tubuh kuat, insya Allah, kita tidak akan terserang (penyakit). Kenapa banyak lansia (yang terserang virus), karena ketahanan tubuhnya menurun. Kita juga tidak boleh capek dan stres,” tuturnya.

Risma menambahkan, Pemkot Surabaya terus menambah wastafel portabel di berbagai titik di Kota Surabaya. Bahkan, pemkot juga membagi-bagikan hand sanitizer di berbagai fasilitas publik.

“Kami sudah membuat Posko Covid-19 dan dapur umum yang terus membuat pokak dan merebus telur. Minuman tradisional dan telur rebus itu kemudian kami bagi-bagikan kepada warga,” katanya. (mus/rek)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia