alexametrics
Minggu, 07 Jun 2020
radarsurabaya
Home > Ekonomi Surabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Wabah Corona Belum Ganggu Kinerja Perbankan

19 Maret 2020, 15: 31: 56 WIB | editor : Wijayanto

MASIH NORMAL: Suasana pelayanan Bank Jatim masih berjalan normal pasca mewabahnya Covid-19. Nampak para nasabah sedang diperiksan petugas sebelum masuk ruang pelayanan Bank Jatim.

MASIH NORMAL: Suasana pelayanan Bank Jatim masih berjalan normal pasca mewabahnya Covid-19. Nampak para nasabah sedang diperiksan petugas sebelum masuk ruang pelayanan Bank Jatim. (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Penyebaran Virus Covid-19 (corona) ya semakin marak khususnya di Indonesia, memberikan dampak signifikan pada semua sektor. Tak terkecuali pada dunia perbankan.

Oleh sebab itu, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) pun turut berpartisipasi dalam pencegahan penyebaran virus corona tersebut. Corporate Secretary Bank Jatim Glembih Priambodo menuturkan, pihaknya telah menyiapkan beberapa antisipasi khusus. Seperti meletakkan hand sanitizer atau tisu basah pada beberapa titik di setiap unit kerja karyawan. "Selain itu, bagi teller kami diwajibkan menggunakan sarung tangan khusus selama jam operasional," terangnya.

Sedangkan bagi tamu atau nasabah yang berkunjung ke Bank Jatim, akan disediakan hand sanitizer dan dilakukan pengecekan suhu tubuh sebelum masuk wilayah perkantoran Bank Jatim. "Nasabah juga dapat memanfaatkan layanan e-channel Bank Jatim untuk melakukan transaksi perbankan. Seperti fasilitas mobile banking, sms banking dan internet banking, nasabah dapat dengan mudah melakukan transaksi perbankan atau pembayaran dengan cepat, mudah, dan aman," urainya.

Namun demikian, Glemboh menyebut, virus corona tidak memberi dampak signifikan terhadap kinerja Bank Jatim secara keseluruhan. Tercatat kinerja keuangan Bank Jatim pada Februari kemarin menunjukkan performa yang bagus. Aset Bank Jatim tercatat sebesar Rp 71,19 triliun atau tumbuh 18,33 persen dengan laba bersih sebesar Rp 290,83 miliar atau tumbuh 6,35 persen (year on year/yoy). (cin/nur)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP