alexametrics
Senin, 30 Mar 2020
radarsurabaya
Home > Sportainment Surabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Hadapi Laga Ketiga, Aji Ultimatum Pemain Persebaya

19 Maret 2020, 00: 37: 45 WIB | editor : Wijayanto

LATIHAN: Setelah diliburkan, Aji ultimatum pemain Persebaya agar bangkit dan meraih kemenangan saat hadapi Persela Lamongan pada awal April nanti.

LATIHAN: Setelah diliburkan, Aji ultimatum pemain Persebaya agar bangkit dan meraih kemenangan saat hadapi Persela Lamongan pada awal April nanti. (NET/PERSEBAYA.ID)

Share this      

Surabaya – Setelah kompetisi Liga 1 2020 dihentikan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) karena wabah Virus Corona, skuad Persebaya Surabaya diliburkan. Namun, sebelum libur, Hansamu Yama Pranata dan kawan-kawan diberi ultimatum oleh pelatih Aji Santoso.

Pada lanjutan Liga 1 2020, Persebaya Surabaya dijadwalkan melawat ke kandang Persela Lamongan. Pertandingan tersebut bisa jadi titik balik bagi tim asuhan Aji Santoso karena Laskar Joko Tingkir belum meraih satu poin pun dalam tiga laga yang telah dilakoni pada musim ini.

Ultimatum Aji Santoso tak terlepas dari hasil buruk yang diperoleh Persebaya Surabaya pada dua laga awal. Mereka hanya imbang 1-1 dengan tim promosi, Persik Kediri, pada laga pembukaan Liga 1 2020. Lalu, akhir pekan lalu, skuad Green Force disikat Persipura Jayapura dengan skor 3-4. Ironisnya, kedua laga itu digelar di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo.

Aji menilai kehilangan lima poin dari dua laga sudah terlalu banyak. Untuk itu, dia mengultimatum anak-anak asuhnya untuk meraih kemenangan pada laga ketiga yang dijadwalkan berlangsung pada awal April nanti.

“Saya sampaikan kepada pemain, kita sudah mengalami draw dan sudah mengalami kalah, untuk pertandingan ketiga ini saya ingin anak-anak untuk maksimal, agar bisa dapat poin ataupun menang,” ujar Aji Santoso, dari laman resmi Persebaya Surabaya.

Aji pun berharap dua laga awal tanpa kemenangan itu jadi pelajaran bagi Konate Makan dan kawan-kawan. “Ini satu pelajaran bagus, mudah-mudahan saja episode negatif ini hanya di awal-awal. Nanti berikutnya bagus. Daripada kami di awal bagus terus di tengah turun, juga enggak bagus,” kata dia.

Lebih lanjut, Aji mengungkapkan, “Walaupun yang bagus memang stabil dari awal, tapi paling tidak kalau di dua pertandingan ini kami episodenya belum positif, mudah-mudahan ke depan kami bisa positif.” pungkas Aji. (sam/psby/rak)

(sb/sam/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia