alexametrics
Senin, 30 Mar 2020
radarsurabaya
Home > Events Surabaya
icon featured
Events Surabaya

Terdampak Virus Corona, Tiga Event HJKS Ditunda

19 Maret 2020, 00: 14: 48 WIB | editor : Wijayanto

DITUNDA: Festival Rujak Uleg yang sedianya digelar pada 5 April mendatang terpaksa ditunda karena dampak persebaran virus corona.

DITUNDA: Festival Rujak Uleg yang sedianya digelar pada 5 April mendatang terpaksa ditunda karena dampak persebaran virus corona. (SURYANTO PUTRA MUJI/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Ancaman persebaran virus Covid-19 juga menunda berbagai event di Surabaya. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan, penundaan sementara beberapa kegiatan dalam rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ini sebagai langkah untuk meminimalisir kontak atau hubungan langsung. Sebab dalam event tersebut, terjadi pengerahan massa yang cukup besar.

"Setelah rapat dengan situasi pengerahan massa yang cukup besar di event-event itu, sehingga untuk mengantisipasi situasi seperti ini (Covid-19), maka hasil rapat kita memutuskan untuk menunda pelaksanaannya," katanya.

Antiek menjelaskan, tiga event besar HJKS ke-727 yang dilakukan penundaan sementara adalah Festival Rujak Uleg yang rencananya berlangsung pada 5 April, Grand Final Cak dan Ning pada 9 April dan Surabaya Vaganza pada 12 April. Tiga event besar untuk memeriahkan HJKS tersebut dipastikan ditunda sementara hingga kondisinya memungkinkan.

"Jadi tiga event besar itu kita tunda sementara karena melibatkan banyak orang. Seperti Festival Rujak Uleg itu lebih dari 1500 orang peserta yang dijadwalkan ikut dan Surabaya Vaganza juga banyak masyarakat yang akan ikut," katanya.

Namun demikian, Antiek memastikan pihaknya akan kembali mengkaji bersama pihak-pihak terkait kapan event tersebut bisa dilaksanakan. Tentunya dengan melihat situasi dan kondisi perkembangan Covid-19. “Nanti kita lihat setelah situasi stabil. Kita informasikan lebih lanjut kapan penundaan waktu dan sebagainya,” terangnya.

Sedangkan untuk event Surabaya Cross Culture Festival (SCCF) yang rencana dilaksanakan pada 5-9 Juli 2020, juga masih dilakukan pertimbangan. Antiek menyebut meski masih akan berlangsung pada beberapa bulan ke depan, namun pihaknya belum bisa memastikan apakah event itu ditunda atau tetap dilaksanakan.

“Itu juga masih dipertimbangkan. Nanti apakah Juli ini bisa dilaksanakan, kita lihat situasi apakah sudah bisa. Kalau belum nanti juga pasti akan diundur,” ujarnya. (rmt/jay)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia