alexametrics
Senin, 30 Mar 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Sidoarjo
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Sebulan, Polres Sidoarjo Amankan 76 Tersangka Narkotika dalam 64 Kasus

18 Maret 2020, 11: 55: 50 WIB | editor : Agung Nugroho

DIKELER: Satresnarkoba Polresta Sidoarjo pamerkan 76 tersangka narkotika di Halaman Makopolresta Sidoarjo, Selasa (17/3).

DIKELER: Satresnarkoba Polresta Sidoarjo pamerkan 76 tersangka narkotika di Halaman Makopolresta Sidoarjo, Selasa (17/3). (HILDAN SEPKA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO-Satuan Resnarkoba Polresta Sidoarjo menggelandang 76 tersangka yang terjaring dalam kasus narkotika. Jumlah tersebut berdasarkan tangkapan dalam sebulan, dari 17 Februari hingga 16 Maret 2020. 

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menjelaskan, 76 tersangka yang dikeler menuju halaman Makopolresta Sidoarjo pada Selasa (17/3) terdiri dari 74 laki-laki dan dua perempuan. Dari tangan tersangka, pihaknya menyita empat jenis narkotika dengan berat yang beragam. “Tangkapan tersangka bulan ini naik sekitar 90 persen,” ujarnya kepada Radar Sidoarjo.

Dari jumlah tersangka, pihaknya berhasil megungkap 64 kasus. Dengan barang bukti yaitu ganja seberat 3.330,39 gram, Sabu-Sabu (SS) seberat 555,72 gram, ekstasi sejumlah 1.076 butir, dan dobel L 4.000 butir. Sementara itu, sejumlah barang bukti lain di antaranya 60 ponsel, uang tunai Rp 2,7 juta, serta lima unit motor.

“Motor Yamaha Mio warna merah nopol W4165 UJ, sepeda motor Suzuki Satria warna hitam dengan nopol W 4043 ZN,sepeda motor honda beat L 6317 P, suzuki Satria warna hitam dengan nopol S 5983 YJ dan Honda Supra X125 dengan nopol L 3008 LO,” paparnya.

Dia menyebutkan, dari tangkapan yang meningkat diharapkan mampu memutus tali peredaran narkoba di Kota Delta. Pihaknya akan terus berupaya untuk mendalami peredaran narkoba lebih luas. Sebab, sementara ini jaringan yang berhasil di amankan masih dalam lingkup wilayah Sidoarjo. “Seperti waktu lalu berhasil menangkap buronan bandar narkoba bersama Polrestabes Surabaya,” terangnya.

Seluruh tersangka diamankan dalam sel tahanan Polresta Sidoarjo untuk proses selanjutnya. Perbuatan tersangka dijerat pasal 114 ayat 1 jo pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009. Ancaman hukuman minimal 4 hingga 20 tahun penjara. “Sementara denda satu miliar maksimal 10 miliar,” bebernya.

Kasat Resnarkoba Polresta AKP Muh Indra Najib menambahkan, tangkapan bulan lalu pihaknya berhasil mengungkap 50 kasus peredaran narkoba di Sidoarjo. “Ini bentuk kerja sama polri bersama masyarakat untuk memberantas narkoba,” pungkasnya. (hil/nis)

(sb/jpg/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia