alexametrics
Jumat, 05 Jun 2020
radarsurabaya
Home > Sportainment Surabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Khawatir Ancaman Corona, Laga Persija vs Persebaya Ditunda

05 Maret 2020, 15: 29: 12 WIB | editor : Wijayanto

TETAP FOKUS: Coach Aji Santoso memimpin latihan Persebaya di GOR Delta Sidoarjo.

TETAP FOKUS: Coach Aji Santoso memimpin latihan Persebaya di GOR Delta Sidoarjo. (NET/PERSEBAYA.ID)

Share this      

JAKARTA - Operator liga PT Liga Indonesia Baru (LIB) resmi menunda laga Liga 1 Indonesia 2020 Persija vs Persebaya di Stadion Gelora Utama Bung Karno, Jakarta. Laga bergengsi itu awalnya dijadwalkan pada Sabtu (7/3).

Pembataan itu demi menghindari semua pihak dari ancaman virus corona. Dikutip dari laman resmi Persija kemarin, LIB menuangkan kebijakan itu melalui surat bernomor 127/LIB-KOM/III/2020 tanggal 4 Maret 2020.

Keputusan penundaan laga Persija vs Persebaya itu diambil berdasarkan surat dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta tentang peningkatan kewaspadaan terhadap virus corona pada 3 Maret 2020.

"Bersama ini LIB menyampaikan penundaan pertandingan Shopee Liga 1 2020 antara Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya seharusnya digelar 7 Maret 2020 di Stadion Utama Gelora Bung Karno," tulis LIB dalam surat yang ditandatangani oleh Direktur Utama LIB Cucu Somantri.

Terkait jadwal pengganti, LIB masih akan berkomunikasi dengan klub dan pihak-pihak terkait. Setelah itu, LIB akan menyampaikan pernyataan resmi mengenai tanggal baru pertandingan.

Dengan demikian, laga Persija vs Persebaya menjadi pertandingan pertama di Liga 1 yang ditunda. Meski demikian, para pemain Persebaya dan Persija tetap menjalani latihan seperti biasa.

Setelah menyerang masyarakat di berbagai negara, Senin (2/3), virus corona tiba di Indonesia. Presiden Joko Widodo langsung mengumumkan bahwa dua warga Depok, Jawa Barat, positif menderita penyakit pernapasan akibat virus tersebut.

Itu menjadi kasus corona pertama di Tanah Air setelah virus tersebut mulai menginfeksi orang-orang di Wuhan, Tiongkok, pada Desember 2019. Virus corona sendiri sudah menyebar ke lebih dari 75 negara dan menginfeksi sekitar 48 ribu orang dan membuat sekitar 3.100 orang kehilangan nyawa. (jap/rak)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP