alexametrics
Minggu, 20 Sep 2020
radarsurabaya
Home > Iso Ae
icon featured
Iso Ae

Dihantam Istri Cantik dan Kaya

28 Februari 2020, 16: 36: 03 WIB | editor : Agung Nugroho

Dihantam Istri Cantik dan Kaya

Punya istri cantik, katanya susah. Selain perawatan onderdilnya mahal, biasanya perempuan cantik banyak maunya. Makin tekor kalau istrinya datang dari keluarga terpandang. 

Ismaul Choiriyah/Wartawan Radar Surabaya

BUKAN hanya tekor uangnya, tekor hati dan perasaan. Hal ini terjadi pula pada Donwori,36. Yang harus mundur alon-alon karena dihantam batin dan harga dirinya oleh istri superior. Yang cantik, eh kebetulan juga anak orang kaya. 

"Kasihan tok isine. Sejak pacaran sampek menikah tahunan, anaknya sudah SD, sepupu saya ini jadi korban emosional bojoe," terang Mira, saudara Donwori  di kantor pengacara dekat Penngadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, kemarin (27/2). 

Kenapa Mira ikut-ikut bicara? Hal ini karena dia yang memang in charge, diminta menguruskan perceraian Donwori. "Areke iku jan meneng, gak aneh-aneh. Lek gak ngomong, gak ngiro wong lek  arek Suroboyo. Mangkane dituntut duwit bojoe, sing berjuang budhe ne iki," lanjutnya. 

Mira menjelaskan, sejak masa pacaran, Donwori sudah tertindas oleh Karin. Dulu, sebelum kenal Karin, ia kerap diberikan uang saku oleh Donwori. Tapi, semenjak kenal Karin, nyaris tidak pernah. Karena uangnya habis untuk menuruti kemauan Karin. Minta dibelikan make up, baju, dan biaya perawatan. 

Penderitaan Donwori makin terpampang  nyata manakala menikah. Meski tahu kalau Donwori sudah tak  punya orang tua, Karin menuntut pernikahan mewah. Di gedung, pakai jasa katering. Seserahan juga Karin yang memilih. Semuanya mahal. Dan semua harus ditanggung Donwori. Alasannya, demi gengsi. "Katanya malu dengan kolega ayahe kalau menikah ala kadarnya. Gawe iku, Donwori iku kudu nyilih sana-sini," ungkap Mira. 

Bukan  itu saja penderitaan Donwori. Saat menikah,Donwori juga tertekan. Kebetulan, keduanya sama-sama bekerja. Namun gaji Karin ya hanya untuk senang-senang sendiri. Sementara gaji Donwori untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ya bayar listrik, sembako dan sekolah anak. Selain itu, Donwori juga harus tetap membayar biaya facial dan perawatan tubuh Karin. 

Karena merasa Kurang, Donwori yang saat ini  bekerja sebagai PNS guru juga dipaksa mengajar privat. Demi tambah-tambahan biaya senang-senang Karin.

Urusan rumah tangga tanggung jawab siapa? Ya tentu Donwori lah. Bahkan sekadar menyapu saja Karin malas. Prinsipnya perempuan itu harus dimanjakan di rumah. Kalau tidak sanggup menyewa pembantu, ya konsekuensinya Donwori yang harus mengerjakan. 

Sampai urusan anak, Donwori juga yang repot. Mengantar dan menjemput anak sekolah, memandikan dan mengantarkan les adalah tugas Donwori. Tugas Karin apa? Dia hanya marah-marah kalau hasil belajar anaknya jelek. Atau marah-marah kalau pulang-pulang si anak dalam keadaan berlumur kotoran. Pokoknya marah-marah terus. 

Sampai pada akhirnya si anak ini sakit. Dia kena tifus. Bukannya Karin sadar dengan sibuknya sendiri dan mengabaikan anak, dia malah menyalahkan Donwori karena tidak becus mengurus anak. Sembari marah-marah dan menyesal sudah dinikahi Donwori yang kurang kaya.  "Donwori mah meneng ae. Kalau gak didesak saudara-saudaranya, gak ngiro berontak disuruh cerai. Tapi kayake wes gak kuat iki,akhire menjatuhkan talak," lanjutnya. 

Namun dasar Karin, ia tidak terima ditalak Donwori. Dan malah menjatuhkan denda senilai ratusan juta. Alasannya, Donwori kurang bertanggung jawab selama ini sebagai istri. "Ancen rodok sempel. Donwori gak kurang-kurang kerjo awan bengi ngurus anak ngurus omah. Kunu gari meni pedi, sik dipaido," pungkasnya ngegas. (*/opi) 

(sb/is/Nug/JPR)

 TOP