alexametrics
Minggu, 05 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Sidoarjo
icon featured
Sidoarjo

DLHK Minta Rambu dan CCTV Di Pertigaan Thamrin-A Yani Dikaji Ulang

27 Februari 2020, 14: 11: 48 WIB | editor : Agung Nugroho

PERLU DIKAJI: Rambu dan CCTV mengurangi estetika tugu Samkarya Parasamya Purnakarya Nugraha di Jalan Thamrin.

PERLU DIKAJI: Rambu dan CCTV mengurangi estetika tugu Samkarya Parasamya Purnakarya Nugraha di Jalan Thamrin. (RIZKY PUTRI PRATIMI/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO-Pada periode 2017 hingga 2018 Sidoarjo meraih penghargaan Samkarya Parasamya Purnakarya Nugraha. Penghargaan atas kinerja pemerintahan yang dinilai sangat baik selama tiga tahun berturut-turut. Untuk mengapresiasi prestasi ini, Pemkab membangun miniatur piala tersebut berupa tugu memanfaatkan lahan taman pasif yang berada di antara Jalan Thamrin dan Jalan Ahmad Yani.  

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo Sigit Setyawan menilai rambu perintah berwarna biru dengan dua anak panah berwarna putih dan kotak CCTV yang berada didekat taman tersebut sedikit menghalangi keindahan monumen.  

Pengendara yang melintasi Jalan Thamrin bisa melihat rambu dan kotak CCTV tersebut. “DLHK sudah sampaikan surat, agar CCTV dan rambu tersebut dipertimbangkan agar tidak mengganggu pandangan monumen tersebut,” jelasnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo Bahrul Amig mengatakan pihaknya telah menerima surat dari DLHK. “Nanti akan kita kaji bersama di lapangan,” katanya. 

Amig menjelaskan, rambu dan kotak CCTV tersebut penting untuk pengaturan lalu lintas. “Sudah ada sebelum monumen didirikan,” imbuhnya.  

Selain itu pemindahan tersebut tidak mudah. Perlu waktu untuk menentukan lokasi yang baru, kotak CCTV diletakkan dimana. Sedangkan menurut Amig rambu lalu lintas menjadi kebutuhan. Mengingatkan pengendara agar mengikuti arus, belok kiri langsung, atau batas kecepatan 50 km per jam. (rpp/nis)

(sb/rpp/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia