alexametrics
Jumat, 10 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Politik Sidoarjo
icon featured
Politik Sidoarjo

Berkas Agung-Sugeng Dinyatakan Lolos Sinkronisasi Calon Perseorangan

KPU Perlu Verifikasi Administrasi dan Faktual

27 Februari 2020, 12: 53: 09 WIB | editor : Agung Nugroho

INDEPENDEN: Berkas milik Agung-Sugeng yang disinkronisasi di KPUD Sidoarjo, Rabu (26/2)

INDEPENDEN: Berkas milik Agung-Sugeng yang disinkronisasi di KPUD Sidoarjo, Rabu (26/2) (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO–Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sidoarjo telah merampungkan sinkronisasi berkas calon peseorangan yang masuk, Rabu (26/2). Selanjutnya, berkas pasangan Agung Sudiyono dan Sugeng Hariyadi bakal masuk ke tahap selanjutnya. Yakni verifikasi administrasi dan faktual.

Miftakul Rohma, Divisi Teknis KPUD Sidoarjo mengungkapkan, seteleh menerima berkas dukungan dari calon peseorangan itu, KPU langsung bekerja. Tahap pertama adalah melakukan penghitungan berkas dan sinkronisasi dengan jumlah Sistem Informasi Pencalonan (Silon). 

Hasilnya, 407 berkas B1 dinyatakan tidak lengkap karena tidak lengkap dengan KTP ataupun tanda tangan. Sementara ada 1.431 berkas dapat diambil kembali oleh pasangan calon. Jumlah Silon yang terinput dari pasangan Agung Sudiyono dan Sugeng Hariyadi adalah 92.141. Sementara berkas hardcopy-nya ada sekitar 93.500. “Jumlahnya melebihi dari Silon. Sehingga bisa diambil,” terangnya.

Jika mengikuti ketentuan, artinya jumlah berkas dukungan milik pasangan Agung Sudiyono dan Sugeng Hariyadi sudah memenuhi batas minimal. Diketahui batas minimal adalah 6,5 persen dari jumlah DPT atau 90.843 orang.

Tuntasnya sinkronisasi itu bukan berarti pekerjaan rumah KPU selesai. Beberapa hari ke depan, KPU bakal melakukan verifikasi administrasi dan faktual terhadap berkas satu-satunya pasangan peseorangan di Sidoarjo itu.

Menanggapi hasil sinkronisasi itu, Agung Sudiyono mengaku cukup lega. Artinya kerja kerasnya bersama sejumlah relawanya tidak sia-sia. “Bersyukur karena perlu kerja ekstra untuk mengumpulkan berkas dukungan tersebut,” ucapnya.

Dia juga menerangkan, pihaknya juga telah menyiapkan dalam waktu cukup lama untuk melengkapi berkas dukungan tersebut. “Terhitung ada sekitar satu tahun. Untuk membentuk kantong-kantong suara saja butuh waktu sekitar 6 bulan,” terang pria yang mengidolakan Panglima Sudirman itu.

Dia pun optimis bahwa berkas dukungannya bakal memenuhi ketentuan yang ada. Selanjutnya, pihaknya akan menyimpan kelebihan berkas dukungan yang usai dilakukan singkronisasi KPU. Tentu sebagai arsip cadangan apabila suatu saat dibutuhkan. “Harus optimis bisa diterima,” pungkasnya. (son/nis)

(sb/son/Nug/JPR)

 TOP