alexametrics
Jumat, 03 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Melawan dengan Sajam dan Pistol, Tiga Begal Motor Ditembak Mati

Tiga Penadah Motor Curian Juga Diamankan

27 Februari 2020, 09: 26: 45 WIB | editor : Wijayanto

TEGAS: Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menunjukkan pisau dan pistol soft gun yang digunakan tiga orang pelaku begal motor yang ditem

TEGAS: Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menunjukkan pisau dan pistol soft gun yang digunakan tiga orang pelaku begal motor yang ditembak mati. (SURYANTO PUTRA MUJI/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Tiga begal motor dan tiga penadah kendaraan bermotor curian Malang dan Pasuruan diringkus. Tiga orang di antaranya ditembak mati di Jalan Panjang Jiwo, Surabaya Rabu (26/2) pagi, karena melawan petugas dengan pisau penghabisan dan air soft gun.

Ketiga begal yang meregang nyawa tersebut Widodo alias Demon, Bambang, dan Wiwid alias Congek. Semuanya berasal dari daerah Malang. Sebelumnya mereka masuk daftar pencarian orang (DPO) karena menjadi anggota komplotan pencurian dengan pemberatan (curat) di kawasan Mulyorejo, Surabaya, pada 10 Februari lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengatakan, tiga pelaku ditindak tegas lantaran hendak mencederai anggota Jatanras dengan sebilah pisau penghabisan dan sepucuk pistol air soft gun. “Mereka melakukan perlawanan saat disergap di Jalan Panjang Jiwo, depan Hotel Samator, pukul 8.30,” katanya.

BUKTI: Berbagai peralatan yang digunakan komplotan Congek mencuri motor.

BUKTI: Berbagai peralatan yang digunakan komplotan Congek mencuri motor. (SURYANTO PUTRA MUJI/RADAR SURABAYA)

Tersangka yang jadi sopir mobil Xenia hitam N 1571 EB membawa senjata api (senpi), lanjut Sudamiran, sedangkan dua temannya membawa senjata tajam. “Ketiga pelaku meninggal dunia saat dilarikan ke RSUD dr Soetomo,” ujarnya.

Sementara itu, tersangka Tono, warga Desa Kemangi, Pasuruan; Fahmi Romdhoni, warga Kedungsari, Pesrepan, Pasuruan; dan Jakfar Sodiq, warga Desa Kedungsari, Pasrepan, Pasuruan, ditangkap hidup-hidup.

Ketiganya mengaku sebagai penadah kendaraan curian dari tiga begal yang ditembak mati itu. Motor yang diamankan polisi ada tiga, semuanya merek Honda Beat. Selain itu, tiga mata kunci palsu, satu kunci T, satu motor Scoopy, dua pisau penghabisan, satu bondet, dan air soft gun.

“Komplotan ini dari Malang, Pasuruan, Surabaya. Satu di antaranya residivis pelaku pembunuhan yang baru keluar dari penjara,” pungkasnya. (gin/rek)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia