alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Sidoarjo
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Kabar Percobaan Penculikan Di Desa Tlasih Tulangan Ternyata Hoax

26 Februari 2020, 18: 45: 54 WIB | editor : Agung Nugroho

TEMUI KELUARGA: Kapolsek Tulangan AKP Gatot Setyo Budi mengklarifikasi kabar dugaan penculikan yang ramai di medsos.

TEMUI KELUARGA: Kapolsek Tulangan AKP Gatot Setyo Budi mengklarifikasi kabar dugaan penculikan yang ramai di medsos. (IST)

Share this      

SIDOARJO-Media sosial (medsos) digegerkan isu dugaan penculikan yang terjadi di Desa Tlasih, Kecamatan Tulangan, Senin (24/2) lalu. Isu tersebut menyebar melalui pesan berantai yang menyebutkan terjadi percobaan penculikan terhadap tiga anak.

Kabar dugaan penculikan itu menimpa MA, 9. Dia anak dari Sri Winarti alias Wiwin, 39, warga Desa Tlasih, RT 05/RW 02, Tulangan. Serta, dua anak lainnya yaitu NE, 11, dan MB, 9.

Kapolsek Tulangan AKP Gatot Setyo Budi menjelaskan, setelah dilakukan peninjauan ke TKP, pihaknya bertemu dengan Wiwin. Menurut keterangan Wiwin, saat itu anaknya bersama ketiga temannya sedang bermain di tepi sungai jalan sawah Desa Jatikalang, Prambon, pada Minggu (23/2). Kemudian ketiga anak tersebut dihampiri oleh seorang laki-laki. Usianya sekitar 60 tahun. “Memang benar laki-laki tersebut menggunakan sepeda motor Vario,” bebernya.

Jarak TKP dengan rumah orang tua MA sekitar 50 meter. Sehingga, masih dalam pengamatan dan pengawasan Wiwin. Pada saat itu laki-laki tersebut memberikan uang sebesar Rp 50 ribu. “Wiwin segera menghampiri anak-anak tersebut untuk mencegah hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Dari keterangan saksi, pihaknya memastikan tidak terjadi penculikan yang terjadi di Desa Tlasih, RT 05/RW 02 seperti apa yang diberitakan. Pesan berantai yang beredar di medsos terutama aplikasi pesan Whatsapp itu tidak benar. “Isu seperti ini yang harus diperhatikan sebab bisa meresahkan warga,” pungkasnya. (hil/vga)

(sb/jpg/Nug/JPR)

 TOP