alexametrics
Selasa, 31 Mar 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Sidoarjo
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Diduga karena Cemburu, Seorang Suami Nekat Bunuh Istrinya

Korban Dibacok Golok di Beberapa Bagian

25 Februari 2020, 19: 28: 50 WIB | editor : Agung Nugroho

WARGA SYOK: TKP pembunuhan di Desa Keboansikep, Gedangan dikerubungi warga, Senin (24/2) malam.

KORBAN: Foto Ika Ria Safitri semasa hidup. (ISTIMEWA)

Share this      

SIDOARJO-Kawasan indekos di Dusun Congkop, RT 04/RW 03, Desa Keboansikep, Kecamatan Gedangan heboh. Di sana terjadi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) pada Senin (24/2) malam yang mengakibatkan Ika Ria Safitri, 31, warga Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Madiun, tewas meregang nyawa dengan luka bacok di beberapa bagian tubuhnya.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 22.30. Aksi pembacokan yang dilakukan oleh Syarifudin, 37, yang merupakan suami korban. Tidak berselang lama, tersangka berhasil diamankan. “Motif kejadian tersebut berdasarkan kecemburuan sang suami, tapi untuk lebih lanjut masih dilakukan penyelidikan," ujarnya kepada Radar Sidoarjo, Selasa (25/2).

Mulanya, korban dan tersangka terlibat adu mulut sekitar pukul 22.00. Hal itu dipicu karena tersangka cemburu melihat korban yang diduga memiliki kedekatan dengan rekan kerjanya. Karena tersulut emosi, tersangka mengambil sebilah golok yang disimpan di belakang lemari kemudian membacok korban. “Ada empat bagian di tubuh korban yang menjadi sasaran,” bebernya.

WARGA SYOK: TKP pembunuhan di Desa Keboansikep, Gedangan dikerubungi warga, Senin (24/2) malam.

WARGA SYOK: TKP pembunuhan di Desa Keboansikep, Gedangan dikerubungi warga, Senin (24/2) malam. (ISTIMEWA)

Kapolsek Gedangan Kompol Heri Siswoko mengatakan, saat dilakukan olah TKP bersama tim identifikasi Polresta Sidoarjo, menemukan korban dalam kondisi kritis. Empat bagian yang menjadi sasaran bacok pelaku, yaitu telinga, leher, bahu sebelah kiri, dan jari kelingking hingga putus. “Kami telah mengamankan barang bukti dan saksi untuk proses penyidikan,” tegasnya.

Heri menambahkan, kejadian tersebut diketahui warga setempat dengan cepat. Sebab, terdengar teriakan meminta tolong yang bersumber dari kamar kos korban. Seketika warga yang melihat kejadian tersebut melapor ke pihak kepolisian.

“Dibantu dengan warga, korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Sidoarjo untuk keperluan otopsi. Sedangkan tersangka saat ini telah diamankan dan mendekam di Mapolsek Gedangan,” pungkasnya.

Tetangga korban, Sutrisno mengatakan, sebelum korban berteriak minta tolong, terdengar suara adu mulut antara suami istri tersebut sejak Senin (24/2). “Dari pukul 15.00 WIB sudah terdengar cekcok. Sekitar pukul 22.00 WIB sudah teriak-teriak minta tolong di depan pintu,” katanya. Sutrisno mengatakan, pasangan ini memang sering cekcok. Tiap kali suaminya pulang, mereka selalu bertengkar. (hil/nis)

(sb/jpg/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia