alexametrics
Rabu, 01 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Ekonomi Sidoarjo
icon featured
Ekonomi Sidoarjo

Pemkab Sidoarjo Jamin Bahan Baku IKM Kolaborasi dengan Magetan

25 Februari 2020, 16: 41: 50 WIB | editor : Agung Nugroho

MENJANJIKAN: Dari kiri Kepala Disperindag Sidoarjo Tjarda, Ketua Intako Makhbub Junaedi dan Direktur IKM Kimia, Sandang, Kerajinan dan Industri Aneka

MENJANJIKAN: Dari kiri Kepala Disperindag Sidoarjo Tjarda, Ketua Intako Makhbub Junaedi dan Direktur IKM Kimia, Sandang, Kerajinan dan Industri Aneka Kementerian Perindustrian Ratna Utarianingrum melihat produk tas Tanggulangin kualitas ekspor. (RIZKY PUTRI PRATIMI/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO-Nilai ekspor tekstil, alas kaki dan industri kulit Indonesia dengan negara tujuan Amerika Serikat, Belgia, Inggris, Jepang selama tahun 2019 mencapai 5,1 miliar dollar Amerika. Angka ini cukup bagus. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong IKM Tanggulangin bisa menambah nilai ekspor pasca dilakukan serangkaian revitalisasi.

Direktur IKM Kimia, Sandang, Kerajinan dan Industri Aneka Kemenperin Ratna Utarianingrum mengungkapkan, setiap tahunnya nilai ekspor mengalami kenaikan. Berbagai jenis usaha kreatif yang dikembangkan oleh masyarakat Sidoarjo diharapkan  membawa dampak positif dalam perkembangan perekonomian. Industri kulit dan alas kaki menjadi andalan karena memiliki kontribusi yang cukup besar bagi perekonomian nasional.

Apalagi di Tanggulangin sudah ada 20 IKM yang didampingi oleh Kemenperin dari segi manajemen bisnis. Seperti manajemen keuangan dan rencana bisnis. Paham branding dan membuat katalog produk. “Kalau ini maju, diharapkan yang lain bisa maju,” kata Ratna.

Kemenperin sudah pernah mempertemukan IKM Tanggulangin dengan IKM logam di Ngingas Kecamatan Waru. Didukung dengan penelitian dari beberapa perguruan tinggi. Bagaimana membuat aksesoris tersebut tidak berkarat. Sehingga selain infrastruktur Tanggulangin yang digenjot, SDM juga diperbaiki. “Karena kalau aksesoris tidak bagus maka akan menurunkan nilai dari produknya,” jelasnya.

Sekretaris Daerah Pemkab Sidoarjo Achmad Zaini menyebut selain business match dengan Ngingas, sinergi pemkab untuk mendongkrak kontribusi Tanggulangin, salah satunya berkolaborasi dengan industri kulit Magetan. “Karena disini bahan baku relatif terbatas. Maka kami akan mensinergikan dengan Magetan. Rantai pasok terjamin, bahan bakunya ada,” jelasnya. (rpp/vga) 

(sb/rpp/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia