alexametrics
Minggu, 05 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Sidoarjo
icon featured
Sidoarjo

Bambang Haryo Tanggapi Survei Pilbup Sidoarjo

22 Februari 2020, 17: 37: 32 WIB | editor : Wijayanto

Ir. H. Bambang Haryo Soekartono

Ir. H. Bambang Haryo Soekartono (ISTIMEWA)

Share this      

SIDOARJO - Menanggapi survei Alvara Research Center, Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo Bambang Haryo Soekartono (BHS) mengaku mengapresiasi hasil survei tersebut. Hasil survei Alvara membuat tim BHS semakin kuat dan bekerja keras menatap kontestasi Pilihan Bupati (Pilbup) Sidoarjo.

Akan tetapi, Bambang Haryo mengaku lebih memilih hasil dari lembaga survei yang kredibel dan memiliki reputasi yang bagus serta menjadi parameter oleh partai-partai di Sidoarjo.

“Ada beragam lembaga survei yang digunakan oleh para partai. Seperti Republik Institute, Saiful Mujani Research Center (SMRC) yang digunakan Partai Demokrat. Atau PKB yang menggunakan Pusdeham. Golkar yang menggunakan LSI dan Indobarometer, atau Poltracking, serta PDIP yang gunakan LSI dan Denny JA,” bebernya.

Sedang untuk Partai Gerindra sendiri menggunakan Charta Politika. Lembaga yang telah dipercayai baik oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

“Sesuai partai, kami tentu hanya mempercayakan kepada lembaga survei yang kredibel saja,” ujar Bambang Haryo saat ditemui wartawan, Jumat (21/2).

Dia melanjutkan, pada intinya lembaga survei harus mengedepankan independensi dan sesuai dengan metodologi ilmiah. Serta tidak berdasarkan orderan atau pesanan salah satu pihak untuk melakukan framing.

"Mengenai survei dari Alvara itu ya kami ucapkan terima kasih saja. Dari tim kami pun tidak terpengaruh dengan survei semacam itu, karena sekali lagi kami hanya gunakan parameter yang resmi. Sejauh ini tim BHS tetap solid bergerak. Jadi biar masyarakat saja yang menilai,” ucapnya.

Ditemui terpisah, pakar politik dari Universitas Islam Majapahit (Unim) Gus Hamdi mengatakan bahwa setiap hasil survei harus berdasarkan penelitian ilmiah. Tidak asal-asalan dan tentu persentasionalnya yang rasional.

“Saya rasa, survei tersebut justru akan menguatkan bacabup yang lain. Pastinya tidak membawa pengaruh signifikan karena meskipun survei itu tinggi, realitas di lapangan akan berbeda. Bisa jadi Bambang Haryo lebih tinggi, melihat beliau sangat pro-aktif turun di lapangan,” jelas Hamdi.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra  Suwono mengaku santai saat dimintai tanggapannya terkait survei dari Alvara Research Center.

“Kami santai. Tidak terpengaruh survei itu. Justru adanya hasil survei malah membuat tim BHS bekerja lebih keras lagi sehingga menorehkan hasil terbaik,” tuturnya. (*)

(sb/rul/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia