alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Lifestyle Surabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Balet untuk Anak Boleh Dilakukan Setelah Usia 4 Tahun

19 Februari 2020, 17: 02: 43 WIB | editor : Agung Nugroho

WAKTU YANG TEPAT: Memang baik sejak dini mengenalkan anak-anak tari balet, namun untuk belajar tekniknya lebih baik dimulai di atas usia empat tahun.

WAKTU YANG TEPAT: Memang baik sejak dini mengenalkan anak-anak tari balet, namun untuk belajar tekniknya lebih baik dimulai di atas usia empat tahun. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Indahnya gerakan balet sering memberi inspirasi pada banyak orang tua untuk memasukkan anak-anak mereka ke sekolah balet. Namun sebelumnya, ada yang perlu orang tua pahami, terutama umur yang tepat anak boleh berlatih balet.

Pasalnya, kadang orang tua ingin buru-buru mendaftarkan anak ke kelas balet karena ingin mereka belajar dari kecil agar terbiasa. Padahal, anak yang mulai berlatih balet dari usia yang terlalu muda bisa mengganggu pertumbuhan. Hal ini disampaikan Principle Belle Ballet School Surabaya Aprillia Ekasari. "Oleh sebab itu, orang tua perlu mengetahui usia yang tepat untuk anak mulai berlatih balet," terangnya di Surabaya, kemarin.

Menurutnya, usia yang sesuai untuk anak mulai berlatih balet ketika sudah memasuki usia 4 tahun. Sedangkan latihan balet yang formal sebaiknya jangan dilakukan sebelum anak berusia 8 tahun. "Karena tulang anak masih terlalu lunak dan lemah untuk tuntutan fisik dari balet," katanya.

Namun demikian, bila ingin anak mulai terbiasa dengan balet terlebih dahulu, lebih lanjut Lia menyarankan, untuk mendaftarkan anak ke kelas prabalet. Biasanya kelas tersebut ditawarkan ke anak-anak berusia 4 – 8 tahun. "Tapi jangan memasukkan anak ke kelas prabalet di bawah usia 4 tahun karena masih belum bisa fokus," ujarnya.

Selain itu, di kelas prabalet, anak akan dilatih menguasai basic balet, yakni postur. "Sebenarnya di usia ini juga lebih mudah untuk melatih mereka. Terutama untuk membawa badan mereka agar posturnya terbentuk. Jadi lebih menekankan pentingnya postur tubuh yang benar," imbuhnya.

Selain itu, kelas prabalet biasanya dapat ditemukan di studio tari pribadi. Kelas-kelas ini pun lebih sederhana dari kelas balet pada umumnya. Anak akan didorong untuk bergerak mengelilingi ruangan dengan ritme dari berbagai gaya musik.

Beberapa kelas prabalet bahkan bisa memperkenalkan anak-anak pada lima posisi balet. "Biasanya di usia mereka juga sudah bisa dilatih untuk melakukan beberapa tarian, seperti Fairy Doll dan Blue Bird yang sesuai dengan cerita pilihan untuk anak-anak," pungkasnya. (cin/nur)

(sb/cin/Nug/JPR)

 TOP