alexametrics
Jumat, 03 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Dua Tol Lagi Siap Diresmikan di Jatim Tahun Ini

18 Februari 2020, 16: 42: 34 WIB | editor : Agung Nugroho

RESMI: Tol Pandaan-Malang yang akan diperpanjang dengan peresmian Seksi V pada tahun ini.

RESMI: Tol Pandaan-Malang yang akan diperpanjang dengan peresmian Seksi V pada tahun ini. (DOK/JAWAPOS)

Share this      

SURABAYA - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Jatim Gatot Sulistyo Hadi mengatakan, tahun ini ada dua lagi jalan tol di Jatim yang akan diresmikan. Menurutnya, dua tol ini sudah mendekati penyelesaian pengerjaannya.

“Tol pertama yang siap diresmikan adalah Pandaan-Malang seksi V sejauh 3,11 kilometer. Menurut informasi dari dirut PT Jasa Marga Pandaan-Malang, akhir Februari nanti sudah siap dioperasionalkan,” ujarnya, Selasa (18/2).

Ia berharap Tol Pandaan-Malang sesi V ini segera difungsikan dan tidak terlambat lagi. Hal ini tentu memerlukan persiapan yang sangat mendasar. Kalau exit tol Pandaan-Malang sesi IV di Pakis, sedangkan seksi V exitnya di Jalan Ki Ageng Gribig yang masih ada sedikit kendala yakni masih ada satu rumah yang belum dibebaskan.

“Kebetulan sisinya itu adalah kewenangan pemerintah kota (Pemkot) Malang. Untuk tanggungan dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) sudah selesai semua. Hanya beberapa waktu yang lalu, memang ada kabel PLN yang melintas persis di exit tol itu,” jelasnya.

Sedangkan untuk tol kedua yang siap diresmikan adalah tol Krian-Legundi-Bunder (KLB). Namun kemungkinan peresmiannya masih agak molor. Artinya, peresmian itu tidak serta merta dilakukan dalam waktu dekat. Pihaknya berharap mungkin sampai dengan triwulan ketiga nanti baru bisa diselesaikan.

“Pada Desember 2019 lalu, saya meninjau masih ada beberapa ruas jalan yang sudah tidak layak diresmikan. Ada yang sudah layak di badan jalan, tapi di exitnya sama sekali belum ada kesiapan. Sehingga kalau diresmikan mungkin dipakai dalam satu sisi. Artinya, mungkin di seksi II dan III masih bisa. Kami melihat exitnya masih belum sempurna,” ungkapnya.

Lebih lanjut Gatot mengatakan bahwa yang paling mendesak adalah seksi I. Yakni, entry dan exitnya di Bypass Krian. Hal ini, menurutnya, karena kemacetan terjadi di beberapa ruas yang menuju ke Gresik, khususnya di perempatan Legundi antara Driyorejo.

“Dengan tol ini, diharapkan kemacetan parah tak terjadi lagi. Saya mengimbau truk-truk besar agar melalui tol yang sudah dibangun itu,” jelasnya.

Saat ditanya progress tol Probolinggo-Banyuwangi, Gatot memastikan masih belum bisa diresmikan pada tahun  ini. Namun untuk seksi kelanjutan dari tol Pasuruan-Probolinggo yang berakhir di seksi IV masih dalam pengurukan. Sementara yang sudah beroperasi baru seksi III.

“Seksi IV sepanjang 12 kilometer yang exitnya di Gending itu sebagian masih dalam pengurukan. Saya kira kalau pembebasan tanah sudah selesai, hanya sekarang masih dalam pengurukan awal,” paparnya. (mus/jay)

(sb/mus/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia