alexametrics
Minggu, 05 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Penyidik Belum Berhasil Bawa Tersangka Cabul di Jombang

18 Februari 2020, 16: 09: 58 WIB | editor : Agung Nugroho

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Upaya penangkapan terhadap MSAT, tersangka pencabulan terhadap santriwati di Jombang yang dilakukan polisi masih belum berhasil. Informasinya, upaya paksa tersebut akan dilakukan Sabtu (15/2) lalu. Namun karena ada pihak yang menghalangi, tersangka yang juga putra kiai itu gagal dibawa oleh polisi.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan membenarkan terkait upaya ppenangkaoan terhadap MSAT ini. Tersangka diketahui seorang anak kiai dan pengurus pondok pesantren di Jombang.

"Kami berusaha untuk menjaga, bukan berarti kami tidak berani (menangkap,red). Kami ingin menjaga kondusifitas di Jatim," terang Luki di Mapolda Jatim.

Luki menuturkan, terkait kasus itu, di media sosial (medsos) banyak hoaks yang bermunculan. Menurut dia, ada pihak-pihak yang sengaja memperkeruh keadaan. Meski demikian, jenderal bintang dua itu tetap akan berupaya menghadirkan tersangka dengan pendekatan persuasif.

"Untuk MSAT ini saya harap bisa datang dengan baik. Saya selaku Kapolda kalau perlu akan datang sendiri dan akan datang baik-baik. Saya ajak (MSAT) ke sini," jelasnya.

Tidak hanya itu, menurut Luki, proses hukum terhadap MSAT sudah sesuai aturan dengan bukti-bukti yang ada. Pihaknya menyatakan kalau memang yang bersangkutan merasa tidak bersalah bisa mengajukan untuk pra- peradilan.

Diberitakan sebelumnya, MSAT, 39, seorang anak kiai dan pengurus pondok pesantren di Jombang ditetepkan sebagai tersangka pencabulan. MSAT ditetapkan tersangka setelah dilaporkan mencabuli MN dengan modus janji akan dinikahi. (rus/gun)

(sb/rus/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia