alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Gresik
icon featured
Gresik

PDAM Giri Tirta Bertekad Wujudkan Zona Air Minum Prima

18 Februari 2020, 15: 37: 35 WIB | editor : Agung Nugroho

SOSIALISASI: Dirut PDAM Giri Tirta Gresik, Siti Aminatus Zahriyah dalam satu acara dengan konsumen.

SOSIALISASI: Dirut PDAM Giri Tirta Gresik, Siti Aminatus Zahriyah dalam satu acara dengan konsumen. (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Gresik menggelar sosialisasi rencana bisnis hingga lima tahun mendatang. Selain untuk memaparkan program jangka panjang dan menengah perusahan, tujuan digelarnya acara ini sekaligus guna mewujudkan kinerja sesuai tata kelola perusahaan yang lebih baik.

Kegiatan sosialisasi digelar di Hotel Santika, Gresik. Pada kesempatan tersebut hadir Ketua Komisi II, Markasim Halim Widyanto, Kepala Dinas Kominfo, Budi Raharjo, Ketua Dewan Pengawas PDAM, Siswadi Aprilianto hingga perwakilan tokoh masyarakat dan LSM.

Dalam paparanya, Direktur Utama PDAM Giri Tirta Gresik, Siti Aminatus Zahriyah mengatakan, penyusunan rencana bisnis lima tahunan dilakukan oleh para karyawan PDAM Giri Tirta Gresik dengan memperhatikan berbagai persoalan yang muncul selama lima tahun terakhir serta hal yang dibutuhkan untuk lima tahun mendatang.

“Dari rencana bisnis yang telah disusun, kami bertekad mewujudkan Zona Air Minum Prima (ZAMP) serta mewujudkan akses air minum yang dapat dinikmati seluruh masyarakat sesuai dengan RPJMN 2015-2019 dan Sustainable Development Goald (SDGs) 2030. Dimana air dari kran bisa langsung dikonsumsi,” kata Risa.

Untuk merujudkan hal tersebut, strategi bisnis yang akan dilakukan diantaranya memperbaiki cakupan pelayanan, melakukan pembenahan di bidang teknik, hingga menyusun administrasi perusahaan yang baik sesuai dengan Key Performance Indicator (KPI). “Khusus untuk strategi di bidang teknik akan memperbaiki sistem produksi dan distribusi. Kita tahu banyak pipa PDAM yang sudah tua dan di dalamnya terdapat banyak endapan. Inilah yang membuat air yang didistribusikan keruh. Pipa-pipa ini akan kami ganti secara bertahap,” paparnya.

Disebutkan, pada 2020 pihaknya melakukan pergantian pompa Intake dan IPA, pergantian meter air serta melakukan pengendalian kehilangan air sehingga tercipta efisiensi. Tidak hanya itu, PDAM Gresik juga akan membangun reservoar di daerah Bunder dengan kapasitas 3.000 m3.

Tahun ini, PDAM melakukan optimalisasi dan pengembangan cakupan layanan di Kecamatan Kebomas, Benjeng Balongpanggan, Duduksampeyan, Menganti dan Wringinanom. “Untuk pengembangan layanan di kecamatan Cerme, Manyar, Bungah, Balongpanggang, Kedamean dan Wringinanom akan dilakukan pada tahun berikutnya,” jelasnya.

Ditambahkan, pada 2021 PDAM Gresik akan merehabilitasi pipa penunjang proyek umbulan dan membangun booster di Klampok Benjeng. Sedangkan dari sisi optimalisasi, pihaknya akan membuat zona kebocoran air.

Hal ini ditunjang dengan peta digital perpipaan Geographic Information System (GIS) yang terintregrasi. “Dengan memperbaiki sistem produksi dan distribusi kami optimis pelayanan pelanggan akan semakin berkualitas serta mengurangi tingkat kehilangan air,” tandasnya. (fir/han)

(sb/fir/Nug/JPR)

 TOP