alexametrics
Minggu, 05 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Sidoarjo
icon featured
Sidoarjo

Gubernur Minta Lima Pompa Diturunkan untuk Atasi Banjir Tanggulangin

18 Februari 2020, 12: 39: 30 WIB | editor : Agung Nugroho

Gubrnur Jatim, Khofifah Indar Parawansa

Gubrnur Jatim, Khofifah Indar Parawansa

Share this      

SIDOARJO-Meski banjir masih berlangsung, tetapi posko kesehatan yang pernah tersedia di KUD di perbatasan Kedungbanteng dan Banjarasri, dalam dua minggu terakhir sudah dipindahkan. Lokasinya di pondok kesehatan desa (ponkesdes) masing-masing.

Perawat dari Puskesmas Tanggulangin Agung Priyo Sasono mengungkapkan, KUD sempat tergenang air. "Syarat posko kesehatan harus steril. Makanya, posko dipindah," jelasnya.

Posko kesehatan di Desa Kedungbanteng ini, banyak didatangi warga. Mayoritas mengeluh gatal-gatal. Posko ini dibuka mulai pukul 08.00-12.00. Sore harinya mulai pukul 15.00 dilanjutkan dengan pengobatan keliling dengan satu unit ambulans.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur Suban Wahyudiono menjelaskan, banjir yang melanda dua desa di Tanggulangin ini sudah didengar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. "Beliau menginstruksikan menurunkan lima pompa," terangnya.

Kapasitasnya mencapai 12 ribu kubik. Jam 15.00 sore, pompa tersebut sudah siap di lokasi penyedotan air. Mulai Minggu (16/2) tim BPBD Jatim sudah turun membantu penanganan banjir. Ia menyebut daerah resapan yang kurang membuat air lama surut. "Tanah resapan sekarang jadi perumahan," ungkap Suban.

Kepala BPBD Sidoarjo Dwijo Prawito menambahkan BPBD Sidoarjo menerjunkan dua pompa. Hal tersebut untuk memaksimalkan penyedotan genangan air. "Supaya lebih banyak air yang tersedot untuk meminimalisir genangan," kata Dwijo.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Yudhi Kartikawan menjelaskan, Pemkab akan membangun rumah pompa permanen sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir di Tanggulangin. “Kami akan mengalokasikan proyek tersebut agar banjir tidak terulang,” terangnya.(rpp/vga)

(sb/rpp/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia