alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Gresik
icon featured
Gresik

2020, PDAM Targetkan 7.000 Sambungan Baru

17 Februari 2020, 17: 55: 56 WIB | editor : Agung Nugroho

PERCEPAT LAYANAN: Dirut PDAM Gresik, Siti Aminatus Zahriyah menyapa pelanggan yang melakukan pengajuan sambungan baru di Mall Pelayanan Publik (MPP).

PERCEPAT LAYANAN: Dirut PDAM Gresik, Siti Aminatus Zahriyah menyapa pelanggan yang melakukan pengajuan sambungan baru di Mall Pelayanan Publik (MPP). (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gresik menargetkan 7.000 pelanggan baru pada tahun ini. Target pelanggan tersebut sesuai dengan rencana pengembangan bisnis serta bertambahnya cakupan layanan air bersih.

Direktur Utama PDAM Gresik, Siti Aminatus Zariyah mengatakan, saat ini pihaknya tengah merampungkan proses tender proyek Sambungan Rumah Tangga (SR). Diharapkan tidak lama lagi proyek sambungan baru sudah bisa dikerjakan.

“Kami tidak perlu mencari pasar karena daftar tunggu sudah banyak. Jadi tahun ini tinggal instalasi saja,” kata dia. Tahun ini, PDAM Gresik akan memperoleh pasokan air bersih dari SPAM Umbulan 300 liter perdetik (ltd) dari total nilai kontrak sebesar 1.000 ltd. Selain itu, pada akhir tahun mendatang, SPAM Mojolagres dengan kapasitas 100 liter perdetik (ltd) sudah dinikmati masyarakat.

“pasokan air itu (Umbulan, red) akan di distribusikan secara merata termasuk untuk masyarakat di wilayah Balongpanggan dan Benjeng. Saya berharap tidak sampai tutup tahun target 7.000 sambungan baru bisa dirasakan,” tuturnya.

Disamping itu, pihaknya akan membangun IPA di beberapa titik. Di antanya IPA waduk Sukodono Sidayu dengan kapasitas air sebesar 50 ltd pada 2023, IPA Dukun dengan sumber air Bengawan Solo sebesar 100 ltd pada 2024. Serta IPA Wringianom sebesar 150 ltd yang dikerjakan pada 2023 hingga 2024. Total air yang dikelola PDAM jumlahnya mencapai 3.724 ltd.  “Kami optimistis proyek tersebut berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” harapnya.

Di tempat lain, Ketua Bidang Perumahan Komersial DPD REI Jatim, Dedy Susila menyebutkan, banyak pengembang di Gresik yang masuk daftar tunggu PDAM. Hal itu berpengaruh pada aktivitas penjualan. Banyak konsumen yang masih ragu karena distribusi air bersih belum masuk. “Semakin cepat air bersih didistribusikan mendukung aktivitas jual beli hunian di Gresik,” kata Dedi. (fir/han)

(sb/fir/Nug/JPR)

 TOP