alexametrics
Jumat, 10 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Sidoarjo
icon featured
Sidoarjo

Antisipasi Tuberculosis Rutan Medaeng Melakukan Screening Terhadap WBP

17 Februari 2020, 16: 58: 46 WIB | editor : Agung Nugroho

PERIKSA: Sejumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) saat mengerjakan angket untuk melihat gejala yang timbul.

PERIKSA: Sejumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) saat mengerjakan angket untuk melihat gejala yang timbul. (IST)

Share this      

SIDOARJO-Rutan Kelas 1 Surabaya di Medaeng menggelar foto rontgen bagi seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang memiliki indikasi gejala tuberculosis (TB). Dalam kegiatan itu, rutan menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo.

Kasi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas 1 Surabaya Ahmad Nuri Dhuka mengatakan, pihaknya mengajukan surat kepada Dinkes Sidoarjo untuk pengajuan screening bagi seluruh WBP Rutan Medaeng, yang mencapai 3 ribu orang. “Saya usulkan untuk screening ke Dinskes Sidoarjo,” katanya.

Dalam pelaksanaanya, pihak rutan membagi WBP tersebut menjadi lima kelompok selama lima hari. Di hari kelima, ada sekitar 685 WBP yang discreening sejak pukul 14.00 hingga pukul 22.00. Screening dilakukan untuk mendeteksi secara dini gejala TB yang mungkin timbul di WBP.

Jika nantinya ternyata ada yang terindikasi adanya TB, pihak rutan akan segera menindaklanjuti. Dimana, sejumlah WB akan menjalani tahap foto rontgen. Dari proses itu, nantinya dapat diketahui apakah WBP terindikasi TB atau tidak. “Jika terindikasi TB, maka kita akan ambil sampel dahaknya,” ujarnya.

Setidaknya, ada sekitar 46 WBP yang difoto rontgen. Di sisi lain, terdapat 10 petugas tim medis yang diterjunkan di hari terakhir itu. Tim medis juga menyebarkan angket untuk mendeteksi gejala yang timbul, sekaligus melakukan pendataan.

Salah satu tim medis, Dimas Maula Ulya mengatakan, dari angket itulah petugas dapat mendeteksi gejala TB sekaligus melakukan pendataan. Sehingga mereka yang terindikasi harus menjalani sesi foto rontgen. Petugas juga bakal mengambil sampel dahag bagi yang terindikasi. “Untuk pengambilan dahaknya dilakukan di sisi (rutan, Red) nanti kita kirim ke Puskesmas,” paparnya. (far/vga)

(sb/far/Nug/JPR)

 TOP