alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya
Pukul Karyawan, Gondol Emas Rp100 Juta

Perampok Bersenjata Celurit dan Pistol Satroni Toko Emas di Wonokromo

15 Februari 2020, 18: 59: 11 WIB | editor : Wijayanto

PERAMPOK NEKAT: Petugas polisi melakukan olah TKP di Toko Emas Subur di Wonokromo, Surabaya.

PERAMPOK NEKAT: Petugas polisi melakukan olah TKP di Toko Emas Subur di Wonokromo, Surabaya. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Toko emas SUBUR milik Hermawan di Jalan Raya Wonokromo nomor 26, Surabaya, disatroni dua orang perampok bersenjata tajam (sajam) dan berpistol, Sabtu (15/2) sore sekitar pukul 15.00.

Akibat aksi pelaku, satu orang pria pegawai toko mengalami luka bacok di kepala dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Wonokromo.

Salah satu warga setempat, Suparti, 54, mengatakan, kejadian perampokan itu terjadi sekitar pukul 15.00. "Dua orang pelaku pakai motor. Nggak pura-pura beli, langsung masuk lompat etalase," kata Suparti saat ditemui di sekitar lokasi, Sabtu (15/2).

Setelah masuk, kedua pelaku mengancam para karyawan agar diam dan tidak melawan. "Satu pelaku pakai celurit, dan satu pelaku mengeluarkan senjata kayak pistol," katanya.

Setelah mengancam korban, para pelaku langsung mengambil perhiasan emas yang ditaruh di dua kotak. Namun emas tersebut tidak terbawa semua. Setelah sukses beraksi, dua pelaku itu langsung kabur menggunakan motor. 

Selain mengambil emas, pelaku yang memegang senjata semacam pistol juga memukulkan gagangnya ke kepala seorang karyawan laki-laki.

"Karyawannya ada tiga, satu cowok dan ceweknya ada dua, ditambah satu pemilik laki-laki di dalam," urainya.

Salah seorang saksi lain, M Baidowi menambahkan, awalnya korban pemilik toko emas masih shock dan belum berani melapor ke polisi.

Namun tak lama kemudian, petugas dari Polsek Wonokromo yang menerima informasi dari warga tiba di lokasi. 

Dari pantauan Radar Surabaya, di lokasi kejadian masih dilakukan olah TKP oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya dibantu anggota Reskrim Polsek Wonokromo. 

Tak hanya itu, puluhan warga juga memadati lokasi untuk sekedar melihat langsung proses upaya olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Wonokromo Kompol Cristopher Adhikara Lebang mengatakan pelaku berjumlah dua orang. "Kerugian ditaksir oleh pemilik sekitar Rp 100 juta," ujarnya di lokasi kejadian.

Cristhoper menuturkan, korban yang dipukul benda tumpul selamat namun menderita luka. "Masih diperiksa (saksi-saksi) di Polsek Wonokromo. Sementara masih kita dalami bukti-bukti yang ada," katanya. (rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP