alexametrics
Jumat, 10 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Gresik
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Curi Elpiji Melon, Pemuda Sindujoyo Babak Belur Dihajar Massa

15 Februari 2020, 16: 51: 22 WIB | editor : Wijayanto

BABAK BELUR: Tersangka Miftahul Rizky, usai dimassa warga di Jalan Raya Desa Kedanyang,Kecamatan Kebomas.

BABAK BELUR: Tersangka Miftahul Rizky, usai dimassa warga di Jalan Raya Desa Kedanyang,Kecamatan Kebomas. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Miftahul Rizky, 21, pemuda asal Sindujoyo, gang 18 No 45 Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, babak belur dihajar massa. Warga memergokinya mencuri elpiji melon di kos-kosan milik Fatkhur Rohman, 49, warga Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas, Kamis (13/2) pukul 23.00 WIB. Untungnya, petugas langsung mengamankan di Mapolsek Kebomas berserta barang bukti curian.

Kanit Reskrim Polsek Kebomas, Ipda Sujai mengatakan, tersangka melakukan aksinya dengan merusak pintu kos. Setelah berhasil masuk, tersangka mengambil tabung elpiji dan saat melarikan diri pelaku tepergok warga.

“Warga yang mengetahui kejadian lalu mengejar tersangka. Amarah warga diluapkan dengan menghajar seluruh bagian tubuh tersangka,” jelasnya. 

Sementara teman tersangka berhasil melarikan diri dengan mengendarai motor Honda Vario W 47722 BS. Tersangka lain dalam pengejaran oleh petugas setempat. Tersangka diduga memiliki komplotan pencurian elpiji di tempat berbeda.

"Ada kaitannya dengan kasus pencurian di kawasan perumahan Graha Bunder Asri, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Rabu (12/2) pukul 02.00 WIB. Kami sudah mengantongi sejumlah data tersangka," jelasnya. 

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, telah terjadi pencurian di dua rumah warga perumahan Graha Bunder Asri (GKA) Desa Kembangan Kecamatan Kebomas pada hari sama. Pencuri berhasil membawa kabur lapotop dan tas yang berisi berkas korban.

"Benar telah terjadi pencurian di kawasan GKA dan New Claster, sejauh ini belum ada laporan dari korban. Rata-rata korban hanya mengalami kerugian sedikit antara Rp 200 ribu sampai Rp 1 juta," tambahnya. (yud/han)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP