alexametrics
Jumat, 10 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Politik Sidoarjo
icon featured
Politik Sidoarjo

Bawaslu Sidoarjo Meminta Masyarakat Manfaatkan Sistem Pelaporan Online

15 Februari 2020, 11: 49: 47 WIB | editor : Agung Nugroho

Muhammad Rasul

Muhammad Rasul (DOK/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO-Bawaslu Sidoarjo mempersilahkan masyarakat agar dapat memanfaatkan sistem pelaporan berbasis online, dalam melaksanakan pengawasan. Masyarakat diminta dapat melaporkan segala bentuk dugaan pelanggaran, melalui aplikasi Gowaslu.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Sidoarjo Muhammad Rasul mengatakan, adanya sistem berbasis aplikasi itu semakin memudahkan masyarakat dalam menyampaikan laporannya, terhadap adanya dugaan pelanggaran pilkada.

“Karena tingga download, kemudian registrasi dan login,” katanya.

Sistem baru itu memungkinkan, masyarakat dapat melaporkan secara langsung, jika menemukan indikasi pelanggaran. Menurutnya, penerapan sistem tersebut akan lebih mempermudah masyarakat, terutama dalam menciptakan demokrasi yang benar-benar demokratis.

Hal itu juga bagian dari kolaborasi antara bawaslu dengan masyarakat, dalam melakukan pencegahan pelanggaran pilkada. Di sisi lain, hal itu juga dapat membuat masyarakat dapat mengetahui update terbaru dugaan awal pelanggaran pilkada, yang dilaporkan masyarakat melalui sistem itu.

“Jadi semua bisa lihat disitu, ada berapa jumlah laporan yang masuk nantinya,” ujarnya.

Sistem pelaporan online seperti itu tak hanya terbatas untuk anggota bawaslu. Namun dapat digunakan oleh seluruh masyarakat. Menariknya, kata Rasul, sistem pengawasan menjadi berlapis. Tidak hanya mengandalkan pengawasan di lapangan. Baik yang dilakukan panwascam maupun panwaslu di desa.

Koordinator divisi penindakan penanganan pelanggaran Pemilu Bawaslu Sidoarjo, Agung Nugraha menjelaskan, seluruh hasil pengawasan yang dilakukan sejauh ini telah ditindak lanjuti. Baika dengan memanggil sejumlah pihak yang terkait maupun melakukan kajian terhadap hasil klarifikasi.

“Kita berharap, siapapun yang akan maju dapat menciptakan pemilu yang bermartabat,” katanya. (far/nis)

(sb/far/Nug/JPR)

 TOP