Kamis, 27 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya
Jaringan Bangkalan-Malaysia

Rumah Kurir Narkoba Digerebek, Amankan 25 Kg SS dan 10 Ribu Ekstasi

15 Februari 2020, 11: 31: 28 WIB | editor : Wijayanto

GEREBEK: Polisi membeber barang bukti puluhan kilogram narkotika jenis SS dan ekstasi yang disita dari tersangka Acong.

GEREBEK: Polisi membeber barang bukti puluhan kilogram narkotika jenis SS dan ekstasi yang disita dari tersangka Acong. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Kurir narkoba jaringan Malaysia diamankan anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Jenis narkotika yang diamankan jenis sabu-sabu (SS) dan ekstasi.

Kurir itu adalah Acong, warga Bangkalan. Ia dibekuk di kawasan Jalan Arjuna, Surabaya. Polisi lantas menggelandangnya ke rumah kos pelaku di Jambangan, Surabaya. Polsi berhasil menyita barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 12 kilogram.

Tak berhenti di situ, polisi mengembangkan kasus ini dengan menggeledah rumah tersangka di  Jalan Jambu, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Madura. Polisi menemukan lagi 13 kilogram sabu. Polisi terus bergerak menggeledah kos di Jalan Tambak Asri XVI, Krembangan dan mendapatkan 10 ribu pil ekstasi.

Informasi yang dihimpun, penggeledahan pertama dilakukan di Jalan Jambangan, Jumat (14/2) pukul 14.00. Penggerebekan hingga penggeledahan itu hanya berlangsung sekitar 10 menit.

Meski demikian, dalam penggeledahan ini  Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil menyita 12 kilogram sabu. “Tersangka kami amankan dulu dari Jalan Arjuna kemudian kita ajak ke kosnya di Jambangan,” ujar Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian.

Penggeledahan dilakukan juga di Jalan Jambu, Burneh, Bangkalan, Madura. Polisi menemukan lagi 13 kilogram sabu yang disimpan di dalam tiga tas besar. Sabu tersebut dikemas dalam bungkus teh China warna hijau. “Ini pengembangan tangkapan sebelumnya. Dia merupakan jaringan Malaysia - Madura,” katanya.

Lebih lanjut, alumni Akademi Kepolisian (Akpol), 2002 itu mengungkapkan, setelah mendapat barang bukti di rumahnya, petugas akhirnya memutuskan untuk menuju ke kos tersangka di Jalan Tambak Asri, Surabaya. Di sana petugas menemukan puluhan kemasan kopi berisi beberapa butir ekstasi  berbagai jenis. “Tersangka punya dua tempat kos. Satunya di Tambak Asri ini,” ujarnya.

Selain itu, petugas juga menemukan alat press plastik dan bukti-bukti transfer uang yang diduga kuat sebagai hasil transaksi selama menjadi kurir di Surabaya.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan. Sebab dari modus dan cara mengemas, pelaku merupakan pemain lama.

“Saat ini kami mengembangkan ke siapa barang itu akan dikirim serta siapa saja yang menggerakkannya. Interogasi awal, pelaku sudah beroperasi di Surabaya sekitar tiga bulan terakhir,” pungkas Memo. (gin/gun)


(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia