Kamis, 27 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya
Jaringan Bangkalan-Malaysia

Bawa 1 Kg SS dan Ribuan Ekstasi, Kurir Bandar Narkoba Ditembak Mati

15 Februari 2020, 08: 46: 53 WIB | editor : Wijayanto

MATI: Tersangka Mustofa Ali saat dievakuasi di kamar mayat RSUD Dr Soetomo Surabaya.

MATI: Tersangka Mustofa Ali saat dievakuasi di kamar mayat RSUD Dr Soetomo Surabaya. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Kaki tangan bandar narkoba (sabu-sabu dan ekstasi) ditembak mati Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Jumat (14/2) malam. Tersangka Mustofa Ali Al Faris, 24, warga Pasuruan ditembus timah panas setelah mencoba melawan anggota yang menangkapnya. 

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian mengatakan, tersangka ini ditangkap sebagai hasil pengembangan kasus sebelumnya.

KAKI TANGAN BANDAR: Polisi menunjukkan barang bukti narkoba yang disita dari tersangka Mustofa Ali yang ditembak mati.

KAKI TANGAN BANDAR: Polisi menunjukkan barang bukti narkoba yang disita dari tersangka Mustofa Ali yang ditembak mati. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

Sebelumnya, polisi menangkap Acong yang menyimpan 25 kilogram sabu-sabu (SS) dan 10 ribu pil ekstasi. Dari keterangan tersangka ini diketahui dia mendapat narkoba tersebut dari tersangka Mustofa Ali.

Polisi pun langsung mengejar Mustofa Ali dan berhasil menangkapnya di Surabaya. Polisi menyita satu tas ransel yang berisi satu kilogram SS dan ribuan butir ekstasi dari tangan tersangka.

Usai ditangkap, Unit III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang dipimpin Iptu Eko Julianto membawa tersangka ke mapolrestabes. Namun dalam perjalanan, tersangka sempat melawan dan membahayakan petugas.

"Kami akhirnya melakukan tindakan tegas. Tersangka tidak bisa diselamatkan saat perjalanan ke rumah sakit (meninggal dunia, Red)," ujar AKBP Memo. (gun/jay)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia