alexametrics
Minggu, 05 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Ekonomi Gresik
icon featured
Ekonomi Gresik

Tak Ada Model Baru, Penjualan Mobil LCGC Terus Merosot

14 Februari 2020, 18: 56: 34 WIB | editor : Wijayanto

CEK: Karyawan diler sedang mengontrol mesin LCGC.

CEK: Karyawan diler sedang mengontrol mesin LCGC. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Penjualan kendaraan Low Cost Green Car atau LCGC diprediksi menurun pada tahun ini. Penyebabnya, tidak adanya model baru dan berkembangnya pasar sepeda motor matik premium.

Supervisor Sales Honda Mitra Gresik, Bagus Prasetyo mengatakan, selama 2 tahun terakhir pasar mengalami koreksi karena beragam faktor. Pada tahun lalu misalnya terjadi peningkatan angka non performing financing (NPL) sehingga perusahaan leasing menahan pembiayaan. “Pasar segmen ini sedikit tertolong karena permintaan dari layanan taksi daring sehingga penurunan tidak terlalu signifikan. Pasar LCGC diproyeksi bakal turun lebih dalam,” ujar Bagus.

Dikatakan, margin yang diperoleh produsen dan pembiayaan segmen LCGC tipis. Hal itu membuat produsen yang masuk ke segmen tersebut tidak bertambah sejak pertama kali dirilis 6 tahun lalu lalu. "Tantangan ke depan kami dihadapkan dengan pasar motor matik premium yang berkembang dan kampanye pemerintah terhadap transportasi umum,” jelasnya.

Sementara itu, Sales Supervisor Toyota Auto 2000 Gresik, Suyudi mengatakan, penurunan LCGC pada 2019 lalu adanya tambahan tarif pajak kendaraan 3 persen.

“Konsumen LCGC karena rata-rata first buyer jadi sangat sensitif dengan harga,” kata Suyudi. Tidak hanya itu, wacana pemerintah yang akan mengenakan pajak untuk emisi kendaraan juga membuat pasar semakin tertekan. Konsumen yang cukup peduli dengan emisi umumnya untuk model menengah hingga premium. “Kami berharap pemerintah memberikan stimulus kepada para calon konsumen agar penjualan mobil murah dan ramah lingkungan ini semakin tumbuh,” tandasnya. (fir/han)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia