alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Gresik
icon featured
Gresik

11 WNI Asal Gresik Bebas Corona, WNA Asal Tiongkok Tolak Diperiksa

14 Februari 2020, 18: 53: 51 WIB | editor : Wijayanto

DIPAKSA PERIKSA: Para WNA yang masuk ke pelabuhan Gresik wajib diperiksa.

DIPAKSA PERIKSA: Para WNA yang masuk ke pelabuhan Gresik wajib diperiksa. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Proses pemeriksaan terhadap sebelas orang dengan risiko (ODR) virus Corona genap 14 hari. Hasilnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik menyatakan jika 11 ODR itu dinyatakan aman dan terbebas dari virus mematikan.

Kepala Dinkes Gresik, drg Saifudin Ghozali mengatakan selama 14 hari tim yang berada di masing-masing lokasi ODR sudah bekerja intens. Kondisi kesehatan mereka terus diperiksa sepulang dari Cina. Hasilnya hingga hari ke-14, mereka dinyatakan sehat dan tak mengalami gangguan kesehatan.  “Kami pastikan aman. Kami juga sudah sampaikan mulai besok, (hari ini, Red), mereka bisa beraktifitas normal kembali,” ungkapnya.

Dikatakan, pihaknya sudah melaksanakan instruksi dari pusat terkait penanganan virus Corona ini. Hasilnya bisa dilihat selama 14 hari sesuai masa inkubasi virus. Lalu, hingga masa inkubasi itu, tak ada masalah kesehatan yang dialami ODR.

“Kami sudah laporkan ke Dinkes Jatim terkait hal ini,” terangnya. Meski demikian,tugas Dinkes belum kelar.

Berdasarkan informasi, petugas kesehatan mengalami kendala. Ada seorang WNA asal Cina yang menolak diperiksa kesehatannya. Belum jelas alasan penolakannya, hanya saja WNA tersebut bekerja di Gresik.

Menanggapi hal itu, Ghozali tak membantahnya. Hanya saja pihaknya enggan menyebut secara detail terkait WNA itu. Namun upaya pemeriksaan akan tetap dilakukan. Dalam hal ini, pihaknya melibatkan Disnaker dan intel untuk membantu pemeriksaan.  “Intinya tak boleh ada yang luput. Pemeriksaan harus tetap dilakukan, khususnya mereka yang masuk dalam kategori ODR,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Gresik kedatangan sebelas orang yang pulang dari Cina. Padahal di negara tersebut, sedang menyebar virus Corona. Untuk itu Dinkes membentuk tim untuk memeriksa semua ODR selama 14 hari. Mereka ingin memastikan jika WNI yang kebanyakan pelajar itu terhindar dari virus tersebut. (yua/han)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP