Kamis, 27 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Tiga Hari Buron, Pelaku Bacok Tetangga karena Miras Ditangkap

14 Februari 2020, 19: 38: 59 WIB | editor : Wijayanto

KABUR: Pelaku Suyitno dan barang bukti celurit yang diamankan polisi.

KABUR: Pelaku Suyitno dan barang bukti celurit yang diamankan polisi. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Edi Suyitno, 26, akhirnya dijebloskan ke penjara. Warga Jalan Lontar Gang III itu ditangkap setelah buron selama tiga hari. Gara-garanya dia membacok Harry, 46, warga Jalan Sambiarum, Surabaya. 

Akibat ulah pelaku, korban mengalami luka bacok di bagian kepala, punggung dan tangan sebelah kiri. Aksi pembacokan itu dilakukan pelaku saat menggelar pesta minuman keras (miras) bersama di  Jalan Lontar, Sambikerep Minggu (9/2) sekitar pukul 02.00. 

Pelaku saat itu terpengaruh miras. Tak lama kemudian dia salah paham, emosi cekcok mulut dengan seorang temannya . Bahkan berujung pertengkaran. Melihat hal itu, korban yang ikut pesta miras mencoba melerai pertengkaran.

Diduga sudah terpengaruh miras, pelaku justru emosi kepada korban. Terjadilah cekcok kembali antara pelaku dan korban. Kemudian pelaku pulang mengambil celurit dan kembali ke lokasi pesta miras untuk membacok korban. 

Akibat sabetan celurit pelaku, korban mengalami luka di bagian kepala, punggung dan tangan sebelah kiri. Setelah kejadian, petugas kepolisian yang menerima informasi tersebut lantas membawa korban ke Rumah Sakit Bakti Dharma Husada, Benowo.

Karena mengalami luka parah, korban kemudian dirujuk ke RSUD dr Soetomo, Surabaya. "Pelaku setelah membacok lalu kabur," ujar Kapolsek Lakarsantri Kompol Palma kepada Radar Surabaya, Jumat (14/2). 

Palma menjelaskan, setelah sempat buron tiga hari, pelaku akhirnya berhasil dibekuk saat berada di Jalan Manukan, Surabaya Rabu (12/2). "Pelaku mengaku terpengaruh miras dan membacok korban. Dia sudah ditahan," jelasnya. 

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti sebuah celurit beserta sarungnya. Diterangkan, Palma, pelaku dan korban merupakan teman dan saling kenal.

Akibat perbuatannya, tersangka bakal dijerat pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan. Dengan ancaman hukuman lima tahun kurungan penjara.(rus/rud) 

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia