Kamis, 27 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Sekolah Terpadu KB, TK, dan SDIT Ainul Yaqin Prambon Gelar Market Day

14 Februari 2020, 14: 41: 14 WIB | editor : Agung Nugroho

BERKALA: Ketua Yayasan Pendidikan Ainul Yaqin, Anang Ma'ruf saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara market day.

BERKALA: Ketua Yayasan Pendidikan Ainul Yaqin, Anang Ma'ruf saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara market day. (AGUNG NUGROHO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SIDOARJO- Untuk memberikan kemampuan entrepreneur kepada peserta didik, Yayasan Pendidikan Ainul  Yaqin menggelar market day, untuk siswa Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ainul Yaqin. Kegiatan yang dipusatkan di Sekolah Terpadu Ainul Yaqin di Dusun Doplang Santren, Desa Bendotertek, Kecamatan Prambon, Sidoarjo ini, sekaligus untuk menumbuhkan kemandirian sekaligus kejujuran dan kemampuan berhitung para siswa.

Ada aneka jajanan yang mereka jual. Jajanan tersebut sengaja dibuat oleh wali murid, kemudian dijual para siswa. Masing-masing meja tempat jajanan digelar diberikan tulisan, nama jajanan sekaligus harganya. Dengan begitu siswa yang hendak membeli tidak akan kesulitan untuk memilih.

Untuk harganya, sangat murah. Yakni  Rp 1000 per potong.  “Harapan kami, semua siswa dapat membeli jajanan yang dijual. Karena harganya sudah kita sesuaikan dengan uang saku dari siswa,” kata Ketua Yayasan Pendidikan Ainul Yaqin, Anang Ma’ruf.

MANDIRI: Para siswa antusias melayani rekannya yang hendak membeli jajanan.

MANDIRI: Para siswa antusias melayani rekannya yang hendak membeli jajanan. (AGUNG NUGROHO/RADAR SURABAYA)

Tampak para siswa juga antusias untuk membeli. Didampingi seorang guru untuk setiap meja, para siswa yang menjual juga terlihat gesit untuk memberikan kembalian jika uangnya lebih. Suasana pun menjadi meriah. “ Kegiatan semacam ini, akan kita laksanakan secara berkala. Kalau biasanya hari Jumat untuk olahraga, nanti akan berganti-ganti, sehingga anak-anak tidak jenuh,” kata Anang Ma’ruf.

Pria yang sudah cukup lama bergelut di dunia pendidikan tersebut, mengaku sangat bersyukur jika sekolah terpadu Ainul Yaqin semakin maju. Meskipun  baru  berdiri tahun 2016, tetapi jumlah muridnya sudah mencapai 70 orang yang berasal dari empat wilayah kecamatan di Sidoarjo. Yakni kecamatan Prambon, Balongbendo, Tarik, dan Kecamatan Krian. “Suasana memang pedesaan. Tapi aksesnya sangat mudah dijangkau,” katanya.

Disinggung untuk Pendaftaran Penerimaan Siswa Baru (PPDB), Anang mengatakan masih terbuka. “Kami masih membuka pintu lebar-lebar kepada calon peserta didik untuk bergabung  dengan KB, TK dan SDIT Ainul Yaqin. Apalagi, Visi kami, adalah  ungin menciptakan generasi penerus ini menjadi generasi yang cerdas, mandiri dan berahlaq mulia. Karena itu, anak-anak dan para siswa harus mendaatkan pendidikan dan penanganan yang baik pula,” katanya.(nug)

(sb/Nug/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia