Kamis, 27 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Bunga KPR Turun, Pasar Properti Diprediksi Membaik

14 Februari 2020, 11: 43: 32 WIB | editor : Wijayanto

OPTIMIS: Direktur PT Ciputra Dev Tbk Agung Krisprimandoyo (tengah) bersama GM Citraland Driyorejo CBD Cholief Choerrasjaini (kiri) dan Marketing Manager Citraland Driyorejo Andreas Yosianto (kanan) saat product knowledge perumahan Citraland Driyorejo CBD

OPTIMIS: Direktur PT Ciputra Dev Tbk Agung Krisprimandoyo (tengah) bersama GM Citraland Driyorejo CBD Cholief Choerrasjaini (kiri) dan Marketing Manager Citraland Driyorejo Andreas Yosianto (kanan) saat product knowledge perumahan Citraland Driyorejo CBD (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Penurunan suku bunga KPR dari sejumlah bank diharapkan akan mendorong laju perbaikan pasar properti tahun ini. Sebab, harus diakui mayoritas pembelian berbagai macam properti lewat KPR.

Menurut Direktur PT Ciputra Development Tbk Agung Krisprimandoyo, saat ini beberapa bank besar mulai menurunkan suku bunga KPR-nya. Hal ini dipastikan akan berdampak positif terhadap market properti ke depan, termasuk di Surabaya.

“Sudah beberapa hari ini bunga turun. Kami yakin kondisi ini berimbas signifikan terhadap pasar property, termasuk di Surabaya,” kata Agung usai product knowledge perumahan Citraland Driyorejo CBD di Ciputra World Surabaya.

Dikatakan Agung, beberapa bank besar yang sudah menurunkan suku bunga KPR-nya di antaranya adalah BCA dan Bank Mandiri. Keduanya bahkan dikatakan bersaing ketat memperebutkan market properti.

Bank Mandiri misalnya, saat ini menawarkan KPR dengan bunga hanya 4,59 persen fix satu tahun. Sedangkan BCA memberikan penawaran yang tidak kalah menariknya dengan bunga KPR hanya 4,63 persen.

“Jadi sekarang ini ibaratnya terjadi perang bunga antar bank. Itu belum lagi kalau ada subsidi dari developer. Seperti Ciputra Group memberikan tambahan subsidi bunga hingga 2 persen, sehingga bunga KPR hanya sekitar 2 persen saja fix setahun,” tambahnya.

General Manager Citraland Driyerejo CBD Cholief Choerrasjaini mengatakan, pihaknya menyambut baik penurunan bunga KPR tersebut. Dia yakin penurunan bunga KPR akan semakin memacu konsumen untuk membeli properti.

“Kami optimistis penjualan tahap dua Citraland Driyorejo akan terjual 150 unit saat NUP nanti. Sebab bunga bank sangat menarik saat ini. Di sini sekitar 80 persen pembelian lewat KPR,” tandasnya.

Sementara itu Marketing Manager Citraland Driyorejo Andreas Yosianto mengatakan, dari total 650 unit rumah dan ruko, saat ini sudah terjual sekitar 250 unit. Sisanya mulai dipasarkan di tahap dua baik rumah maupun dengan harga mulai Rp 850 juta.

“Sekarang fasilitas sudah jadi. Rumah contoh juga sudah ada enam unit. Konsumen bisa melihat ke lokasi. Serah terima unit akan kami mulai pada Juni 2021,” kata Andreas Yosianto. (fix/nur) 

(sb/fik/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia