Kamis, 27 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Tiga Bocah SMPN 5 yang Tenggelam di Sungai Pucang Ditemukan Tewas

13 Februari 2020, 18: 54: 18 WIB | editor : Agung Nugroho

SEMANGAT: Petugas gabungan saat melakukan manuver perahu karet mencari tubuh korban yang tenggelam di Sungai Pucang.

KENANGAN: Korban semasa hidup dari kiri ke kanan; Ahmad Dafaldi, Nuh Achsan alias Aan dan Ruli Kurniawan. (ISTIMEWA)

Share this      

SIDOARJO-Proses pencarian pelajar SMPN 5 Sidoarjo yang tenggelam di Sungai Pucang, Kecamatan Sidoarjo berakhir. Ketiga korban berhasil ditemukan petugas gabungan dari berbagai unsur. Namun, ketiganya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Usai mendengar kabar laka air yang terjadi Rabu (12/2) sekitar pukul 15.00 itu, sejumlah petugas SAR dari berbagai unsur langsung berdatangan ke lokasi. Mulai dari kepolisian, TNI, Basarnas, hingga sejumlah relawan.

Mereka langsung bergerak melakukan pencarian. Perlahan tapi pasti, ketiga korban yang duduk di bangku SMPN 5 Sidoarjo itu berhasil ditemukan dalam waktu dan tempat yang berbeda.

SEMANGAT: Petugas gabungan saat melakukan manuver perahu karet mencari tubuh korban yang tenggelam di Sungai Pucang.

SEMANGAT: Petugas gabungan saat melakukan manuver perahu karet mencari tubuh korban yang tenggelam di Sungai Pucang. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

Korban yang pertama kali ditemukan adalah Nuh Achsan, 13, atau Aan, warga Jalan Jenggolo 2, Pucang, Sidoarjo. Dia ditemukan petugas gabungan sekitar pukul 20.00, hari Rabu (12/2). “Ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi kejadian,” terang Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol Supiyan.

Malam itu, petugas gabungan masih terus bekerja hingga dini hari, namun tidak menambahkan hasil. Kemudian, proses pencarian dilanjutkan pada Kamis (13/2) pagi.

Di hari kedua pencarian kemarin, kedua korban berhasil ditemukan. Pertama adalah Ruli Kurniawan, 13, warga Jalan Yos Sudarso gang V, Sidoarjo. Dia ditemukan petugas sekitar 2 kilometer dari lokasi.

Saat ditemukan sekitar pukul 09.45, kondisinya sudah tewas dan masih mengenakan seragam SMPN 5 Sidoarjo. Jasad bocah SMP itu langsung diangkut ambulans ke RSUD Sidoarjo untuk dilakukan visum.

Masih berlanjut, tim gabungan dari berbagai unsur itu terus melakukan pencarian untuk menemukan korban terakhir. Perahu karet tim SAR juga nampak berlalu lalang di sungai tersebut. Manuver perahu karet terus dilakukan petugas. Hal itu untuk membantu tubuh korban yang sekiranya tenggelam dapat terangkat.

Upaya itu pun membuahkan hasil, sekitar pukul 14.45, tubuh korban ketiga yakni Ahmad Dafaldi, 13, berhasil ditemukan. “Sekitar 3 kilometer dari lokasi. Tubuhnya mengapung di permukaan sungai,” terang Supiyan. (son/nis)

(sb/son/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia