Kamis, 27 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Lima Prioritas Pembangunan Masuk Dalam RKPD Tahun 2021

13 Februari 2020, 18: 01: 08 WIB | editor : Agung Nugroho

KOMITMEN: Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin saat hadir di rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2021.

KOMITMEN: Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin saat hadir di rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2021. (IST)

Share this      

SIDOARJO-Rancangan awal (ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2021 mulai dibahas Badan Perencaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sidoarjo bersama OPD melalui forum konsultasi publik kemarin (13/2). 

Penyusunan RKPD tahun 2021 merupakan periode akhir kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo periode tahun 2016-2021. Tahun depan merupakan masa transisi dari kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati terpilih nanti untuk periode 2021-2025. 

Sesuai regulasi, sudah menjadi kewajiban pemimpin sebelumnya untuk merumuskan kebijakan pembangunan dalam masa transisi seperti saat ini agar tercipta pembangunan yang berkelanjutan. 

Setidaknya ada lima prioritas pembangunan yang masuk dalam RKPD 2021. Pertama, mendorong terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing melalui peningkatan kualitas dan aksesibilitas pendidikan dan kesehatan. 

Kedua, penguatan ekonomi yang berdaya saing melalui pengembangan sektor potensial daerah, pendapatan daerah dan investasi yang berbasis eco industri.

Ketiga, meningkatkan inovasi, kemandirian dan daya saing ekonomi daerah yang berbasis pada potensi unggulan daerah. Ketiga, meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan.

Keempat, meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat yang aman, nyaman, demokratis, berbudaya dan agamis.

Kelima, optimalisasi pembangunan sistem infrastruktur daerah yang terpadu dan berkelanjutan guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Achmad Zaini menjelaskan, rancangan akhir RKPD akan dibahas mulai akhir Maret sampai dengan minggu kedua bulan April. Penetapan RKPD dilakukan pada akhir bulan Juni 2020.

Penyusunan ranwal RKPD 2021 merupakan penjabaran dari tahun kelima Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021. 

Zaini juga menyampaikan bahwa arah kebijakan Pemkab Sidoarjo tahun 2021 dalam visi RPJMD Tahun 2016-2021 difokuskan pada dua hal, yakni Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan pertumbuhan ekonomi. Dua hal ini menjadi tolok ukur tingkat kesejahteraan dan pemerataan ekonomi daerah. 

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo mencatat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo mulai tahun 2017 hingga 2018 berada di atas capaian provinsi dan nasional. PDRB perkapita Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2016 hingga 2018 mengalami kenaikan dengan rata-rata kenaikan mencapai 7,36 persen. Kenaikan PDRB tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo. 

Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan, forum konsultasi publik ranwal RKPD ini mempunyai arti penting dan strategis dalam upaya untuk mencapai visi pembangunan jangka menengah daerah tahun 2016-2021, yakni Kabupaten Sidoarjo yang inovatif, sejahtera, mandiri, dan berkelanjutan.

Dalam forum konsultasi publik ranwal RKPD ini, Cak Nur, sapaan akrabnya, berharap ada masukan program-program strategis yang perlu mendapatkan perhatian dan harus segera diselesaikan dalam masa transisi satu tahun.

“Di samping program-program prioritas yang telah tercantum dalam dokumen RPJMD Kabupaten Sidoarjo periode 2016-2021”, katanya. (rpp/nis)

(sb/rpp/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia