Kamis, 27 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Perekaman Paspor Hari Terakhir Mencapai 353 CJH

13 Februari 2020, 17: 48: 26 WIB | editor : Agung Nugroho

REKAM: Salah satu CJH asal Ponokawan Kecamatan Krian, Muhammad Rofii saat mengikuti proses perekaman.

REKAM: Salah satu CJH asal Ponokawan Kecamatan Krian, Muhammad Rofii saat mengikuti proses perekaman. (LUKMAN AL FARISI/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO-Sebanyak 353 Calon Jamaah Haji (CJH) memadati auditorium Kemenag Sidoarjo, Kamis (13/2). Ratusan CJH dari delapan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) itu mengikuti perekaman paspor haji secara kolektif di hari terkahir. Mereka terlihat antusias saat nomor antrean mereka mulai dipanggil petugas.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sidoarjo Rohmat Nasrudin menjelaskan, ada sekitar 15 petugas dari Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Surabaya yang dilibatkan. Dalam prosesnya, sejumlah CJH dari beberapa KBIH itu harus mengambil nomor antrean terlebih dahulu. Petugas kemudian akan melakukan konfirmasi berkas.

“Kami pisahkan anatara yang sehat dengan yang sakit,” katanya kepada Radar Sidoarjo.

Bagi mereka yang sakit, dilayani di bagian bawah front stage aula. Misalnya perekaman paspor bagi salah satu jamaah asal Ponokawan Kecamatan Krian, Muhammad Rofii. Petugas imigrasi terpaksa melayani pria paruh baya itu di bagian bawah front stage lantaran Rofii sedang sakit.

CJH yang ikut dalam KBIH Maghfuro itu nampak menggunakan kursi roda. Sehingga layanan harus dilakukan di bawah front stage lantaran dirasa menyulitkan jika harus naik ke atas front stage. sebelum perekaman dimulai, Rofii nampak harus menggunakan seragam jamaah haji Sidoarjo terlebih dahulu.

“Karena yang sakit kita dahulukan dan tanpa antrean, pelayanannya di bawah, enggak usah naik turun,” ujarnya Nasrudin.

Perekaman paspor kolektif itu merupakan yang terakhir kalinya. Kemenag Sidoarjo tak akan membuka perekaman paspor tahap kedua. Di samping itu, paspor yang telah jadi nantinya bakal di simpan Kemenag Sidoarjo. Paspor itu baru akan dibagikan saat keberangkatan.

“Kita yang mengambil paspornya ke imigrasi nanti,” paparnya. (far/nis)

(sb/far/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia